JUMAT , 20 JULI 2018

Tahun Ini Pemkot Parepare Bangun Embung di Lanyer

Reporter:

Editor:

Lukman

Kamis , 08 Maret 2018 10:11
Tahun Ini Pemkot Parepare Bangun Embung di Lanyer

int

PAREPARE, RAKSUL.COM-Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare telah menemukan titik rencana pembangunan instalasi penampungan air baku atau embung.

Rencananya proyek oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (PUPR) tersebut, berdiri di Kampung Lanyer, Kelurahan Galung Maloang, Kecamatan Bacukiki.

Hal itu dibenarkan Kabag Humas Pemkot Parepare, Amarun Agung Hamka, Kamis, (8/3/2018).

“Rencananya tahun ini kita bangun embung di Lanyer Bacukiki,”ucap Hamka, sapaan akrab eks adc Gubernur Sulsel Amin Syam ini.

Sebelumnya, kata Hamka, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWSPJ), T. Iskandar, turun ‎melakukan persiapan atas rencana pembangunan instalasi penampungan air baku atau embung tersebut.

“Kunjungan beliau itu disambut langsung oleh Walikota Parepare, HM. Taufan Pawe beserta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, beberapa waktu lalu,”ungkap Hamka.

Saat kunjungannya lalu, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWSPJ), T. Iskandar, mengungkapkan, rencana pembangunan sumber air ini merupakan kesepakatan Pemkot Parepare terhadap pelayanan air bersih melalui air baku yang disediakan oleh balai besar wilayah sungai pompengan Jeneberang yang merupakan pengelola sumber daya air di wilayah Sulawesi.

“Tahun ini pemerintah pusat melakukan‎ persiapan dan rencana pembangunannya di Parepare. Kita telah berkoordinasi langsung dengan Wali Kota, untuk menentukan titik di mana lokasi pembangunan, dan itu sudah kami temukan,”jelas Iskandar.

Dia menjelaskan, ‎kapasitas dari embung itu mampu menampung 50 liter air perdetik. Sehingga, dapat dipastikan memenuhi kebutuhan air bersih warga Parepare sekitar 50 ribu jiwa.

Kota Parepare, kata dia, diketahui kerap kesulitan debit air bersih di saat musim kemarau, antara bulan Juni hingga September.

Rencana pembangunan proyek itu, tambah dia, merupakan permintaan Wali Kota Parepare, langsung kepada Gubernur‎ dan bapak Menteri PUPR, beberapa waktu lalu saat berada di Parepare.

Di tempat lain, Ketua DPRD Parepare Kaharuddin Kadir, mengaku sangat bersyukur atas rencana pembangunan penampungan air baku di wilayah Bacukiki tersebut.

Menurut dia, Kota Parepare kini menjadi perhatian oleh pemerintah pusat. Bantuan yang ada tidak lepas daripada kerja-kerja pemerintah yang bersinergi dengan Legislatif.

Eksekutif dan lembaga yang dipimpinnya, kata Kaharuddin sejauh ini tetap menjaga harmonisasi. Berkomitmen dalam peningkatan pembangunan disegala sektor.

“Kita bersyukur, kita bangga karena pemerintah pusat memperhatikan kota kita. Ini tentu tidak lepas dari sikap dan kepedulian pemerintah kota yang memahami apa yang menjadi kebutuhan rakyat,”ungkap Ketua Harian DPD II Golkar, ini. (*)


div>