SENIN , 10 DESEMBER 2018

Tahun Ini, Pemkot Realisasikan Kawasan Kuliner Nusantara

Reporter:

Armansyah

Editor:

asharabdullah

Sabtu , 20 Januari 2018 11:45
Tahun Ini, Pemkot Realisasikan Kawasan Kuliner Nusantara

Jalan Nusantara . (ist)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pemindahan fungsi Kawasan Nusantara dari Tempat Hiburan Malam (THM) menjadi Pusat Kuliner terus diupayakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, meski sempat tertunda ditahun 2017, Ditahun 2018 ini akan direalisasikan.

Walikota Makassar, Moh Ramdhan Danny Pomanto mengatakan bahwa pemindahan fungsi Kawasan Nusantara menjadi Pusat kuliner akan terus berlanjut.

“Memang tahun lalu sempat ditunda, tapi tahun ini kita rencanakan rampung,” ucap Danny, Jumat (19/1)

Danny juga sebelumnya mengatakan, agar penataan Nusantara berjalan lancar, untuk itu Pemkot Makassar akan mempermudah pengurusan izin bagi pengusaha yang ingin beralih ke usaha kuliner, bahkan pengurusan izin bakal digratiskan.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata dan Industri Pariwisata Dinas Pariwisata Kota Makassar, Andi Karunrung mengatakan, sesuai dengan arahan Wali Kota usaha hiburan di Jalan Nusantara akan dirubah jadi kawasan kuliner.

Ia menuturkan jika usaha hiburan tidak akan dilarang, pengusaha diperbolehkan membuka usaha karaoke keluarga dan kafe dilengkapi dengan home band yang menampilkan genre musik tertentu dan berbeda antara satu cafe dengan yang lainnya.

”Jadi nanti itu, kawasan di Nusantara akan berubah drastis,” kata Andi Karunrung.

Selain itu, kesan teduh juga akan ditampilkan dengan vertikal garden yang ditata berselang-seling dengan papan reklame berukuran kecil ditambah dengan pepohonan yang ditanam sepanjang jalan.

Di pusat kuliner Nusantara akan dijajakan beraneka ragam kuliner khas Makassar, seperti Coto, dan Pallu Basa ditambah dengan sajian aneka cita rasa kopi lokal seperti kopi Toraja, dan Kopi Borong.

Pekerja yang selama ini bekerja di pub atau Tempat Hiburan Malam (THM) di Nusantara akan dilatih untuk menjalani profesi baru sebagai pramusaji ataupun profesi lainnya di pusat kuliner nusantara. (*)


div>