SELASA , 13 NOVEMBER 2018

Tahun Ini, SPP Gratis Mahasiswa Sulsel Dihilangkan

Reporter:

Editor:

dedi

Minggu , 05 Maret 2017 17:55
Tahun Ini, SPP Gratis Mahasiswa Sulsel Dihilangkan

Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Irman Yasin Limpo. Dok. RakyatSulsel

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM –  Salah satunya program SPP gratis yang menjadi bagian dari janji politik Syahrul Yasin Limpo, terpaksa harus kandas pada tahun ini.

Melalui program ini pemerintah menanggung SPP semester satu dan dua, dengan dana mencapai Rp 1 juta per mahasiswa. Tahun 2016 lalu dianggarkan Rp 22 miliar untuk 22 ribu mahasiswa.

Sejak ditetapkan Undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah dan membuat beberapa kebijakan soal pendidikan yang dikeluarkan Pemprov Sulsel berubah.

Hanya tahun ini, program ini tak lagi diakomodasi dalam APBD 2017. Tak hanya itu, program beasiswa untuk pasca sarjana juga dihapuskan oleh pemerintah. Yang ada saat ini, hanya bantuan penyelesaian studi bagi mahasiswa strata S1 sampai S3.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Sulsel, Andi Arwien Azis mengatakan aturan yang ada saat ini membuat pemprov tak bisa lagi mengeluarkan dana hibah yang tak menjadi tanggungannya. Bahkan, beberapa kali BPKP dan BPK memberikan teguran.

“Terakhir tahun 2016, setelah itu kita fokuskan anggaran kita untuk pengelolaan SMA. Kalau soal pendidikan dasar menjadi kewenangan kabupaten/kota dan perguruan tinggi urusan kementerian. Kita juga sudah beberapa kali menerima teguran karena dana hibah pendidikan ini,” katanya, saat ditemui di Kantor Gubernur, belum lama ini.
[NEXT-RASUL]
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Irman Yasin Limpo, mengatakan, dana APBD yang dikelola Dinas Pendidikan Sulsel mencapai Rp2,1 triliun. Di dalamnya sudah terdapat Dana Alokasi Khusus (DAK), yang menjadi hak daerah. DAK Sulsel untuk SMA/SMK merupakan nomor dua terbesar di Indonesia dan sudah masuk dalam APBD.

Sedangkan, pembiayaan APBN/Dekonsentrasi berkisar Rp 11.784.941.000. Terdiri dari DIPA Sekjen Kemdikbud Rp 613 juta, DIPA Ditjen Dikdasmen Rp8,4 miliar, dan DIPA Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan Rp 2,7 miliar.

Menurut None sapaan akrab Irman Yasin Limpo ini, di setiap program Dinas Pendidikan Sulsel, peningkatan kompetensi guru merupakan hal yang sangat strategis. Dari target kompetensi guru tahun 2016 yang direncanakan di angka 70 persen, Sulsel berhasil di angka 75,22 persen.

“Tahun lalu kita yang kelola langsung SPP gratis ini. Tahun ini kita kembalikan ke BPKD sebagai dana hibah, kami dari Disdik siap membantu untuk proses seleksi calon penerimanya,” jelasnya.


div>