SELASA , 22 MEI 2018

Tahun Kelima, Realisasi RPJMD Parepare Sisa Satu Persen Lebih

Reporter:

Editor:

Niar

Sabtu , 30 Desember 2017 18:52
Tahun Kelima, Realisasi RPJMD Parepare Sisa Satu Persen Lebih

int

PAREPARE, RAKSUL.COM-Meski masih tersisa 10 bulan dalam kepemimpinan Taufan Pawe sebagai Wali Kota Parepare, namun capaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sudah berkisar 98.71 persen. Ini berarti, realisasi RPJMD Parepare 10 bulan ke depan, tersisa satu persen lebih.
Informasi ini diungkap Wali Kota Parepare HM Taufan Pawe dalam kegiatan Refleksi Akhir Tahun yang digelar Bagian Humas dan Protokoler Setdako Parepare di Cafe Alya Sweetnes, Kota Parepare, Sabtu, (30/12/2017).
“Setelah mencermati secara objektif, dan telah dilakukan revisi oleh DPRD karena dipandang capaian sudah di atas 80 persen, padahal masih ada dua tahun sehingga ini sudah dirasionalkan beberapa waktu lalu dan hingga saat ini, setelah direvisi hasilnya sudah mencapai 98.71,” papar Taufan Pawe, mengawali diskusi dengan sejumlah Jurnalis, yang juga dihadiri sejumlah Kepala OPD Pemkot Parepare.
Mengenai program kebijakan Pemkot yang terakumulasi dalam angka satu persen lebih tersebut, Taufan Pawe optimis bisa merealisasikan sebelum akhir kepemimpinannya.
“RPJMD itu pedoman arah kebijakan dalam melakukan pembangunan. Sisa satu persen lebih, saya tidak muluk-muluk, kami optimis bisa tercapai. RPJMD ini tidak lahir begitu saja, ini merupakan saripati janji kampanye sebelum jadi Wali Kota, dan Alhamdulillah sudah 98.71 persen,” urai Wali Kota, Putra kelahiran Parepare ini.
Taufan Pawe juga mengemukakan, semua kebijakan yang tertuang dalam RPJMD tersebut berkesesuaian dengan asas, administrasi dan anggaran. “Semua kebijakan yang kami buat punya arah dan rencana yang jelas yang tertuang dalam RPJMD dalam masa lima tahun,” jelasnya.
Sementara, Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Kota Parepare, Iwan Asaad menyebutkan, program-program yang masih tersisa untuk direalisasikan pada tahun kelima ini.
“Program-program yang dimaksud, seperti pendistribusian guru, dan semacamnya yang ada di Dinas Pendidikan. Kalau program yang besar, sudah terealisasi,” beber Iwan yang juga Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Parepare.
Dari data yang diperoleh dari Bappeda, Parepare, gambaran capaian masing-masing sasaran menurut Misi RPJMD 2013–2018, yaitu:
– Misi 1 yaitu Meningkatkan Optimalisasi Pelayanan Pendidikan dan Kesehatan Secara Berkeadilan, Berkualitas dan Berkesinambungan.  Dari 2 sasaran dan 7 indikator kinerja, terdapat 1 indikator kinerja yang belum mencapai target yaitu angka rata-rata lama sekolah dengan nilai 97,95%, 1 indikator kinerja yang mencapai target yaitu Kategori Kota Sehat dengan nilai 100%, sedangkan 5 indikator lainnya telah melampaui target dengan nilai diatas 100%.
– Misi 2 yaitu Mendorong Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Wilayah yang Berbasis pada Sumber Daya Lokal, Pengembangan Investasi dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Sesuai dengan Prinsip Pembangunan Berkelanjutan.  Dari 2 sasaran dan 8 indikator kinerja, terdapat 5 indikator yang belum mencapai target dengan nilai antara 0,10% – 99,13% yaitu Pertumbuhan Ekonomi, Pendapatan Per Kapita, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja, Pengangguran Terbuka, serta Ketersediaan Pangan Utama, 1 indikator kinerja yang mencapai target dengan nilai 100% yaitu regulasi ketahanan pangan, sedangkan 2 indikator yang melampaui target dengan nilai di atas 100% yaitu indikator Tingkat Kemiskinan dan Penduduk di atas garis kemiskinan.
– Misi 3 yaitu Mempercepat Pemerataan Pembangunan Infrastruktur Wilayah Melalui Keseimbangan Penataan Ruang dan Adaptibilitas Perubahan Lingkungan Hidup.  Dari 4 sasaran dan 8 indikator kinerja, terdapat 7 indikator yang telah mencapai target dan 1 indikator yang telah melampaui target.
– Misi 4 yaitu Memantapkan Penegakan Supremasi Hukum, Penyelenggaraan Pemerintahan Yang Bersih dan Peningkatan Partisipatif Aktif Masyarakat.  Dari 6 sasaran dan 13 Indikator kinerja, terdapat 1 indikator kinerja yang belum mencapai target dengan nilai 89% yaitu indikator angka kriminalitas per 10.000 penduduk, 8 indikator kinerja yang telah mencapai target, dan 4 indikator kinerja yang telah melampaui terget.
– Misi 5 Mengaktualisasikan Nilai-Nilai Agama dan Budaya Lokal Dalam Mengembangkan Kehidupan Bersama yang Lebih Baik.  Dari 2 sasaran dan 2 indikator kinerja, terdapat 2 indikator kinerja yang telah mencapai target yaitu kasus sara dengan nilai 0 kasus atau 100% target terpenuhi, dan 1 indikator kinerja lainnya yaitu persentase cagar budaya yang terpelihara dengan nilai 100%.
Selain capaian RPJMD, beberapa permasalahan yang terjadi dalam Pemerintahan Taufan juga dibahas dan diklirkan oleh Wali Kota bergelar hukum itu.
Permasalahan yang mencuat dan dipertanyakan sejumlah Jurnalis, seperti aset Pemkot yang kerap diklaim warga, pemanfaatan bangunan Toko Cahaya Ujung (CU) lama yang merupakan aset Pemkot, progres institut Teknologi Habibie (ITH) dan Rumah Sakit Hasri Ainun Habibie, serta ketersediaan air bersih yang dibahas tuntas dalam Refleksi Akhir Tahun 2017 ini. (sps/Nia)

div>