KAMIS , 15 NOVEMBER 2018

Tak Ada Ampun Bagi Abu Tours

Reporter:

Ramlan Makkaratang

Editor:

asharabdullah

Sabtu , 10 Maret 2018 12:30
Tak Ada Ampun Bagi Abu Tours

Kantor Abu Tours. (ist)

* Jemaah Berangkat, Proses Hukum Tetap Jalan

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Biro perjalanan haji dan umrah, Abu Tours berencana memberangkatkan ribuan jemaah umrah yang sempat tertunda. Rencana ini diakui CEO Abu Tours Muhmamad Hamzah Mamba saat diperiksa Penyidik Subdit II Fismondev Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Sulsel.

Sekira tujuh ribuan dari belasan ribu jemaah dijadwalkan akan berangkat pada Maret bulan ini. Meski bakal memberangkatkan jemaah, pihak Abu Tours dipastikan tetap akan diproses secara hukum.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, Jumat (9/3) menegaskan, meski adaupaya memberangkatkan jemaah Abu Tours, proses penyidikan akan terus berlanjut. “Proses terhadap Abu Tours tetap dilakukan walaupun ada jemaah yang diberangkatkan,” tegasnya.

Dicky mengungkapkan CEO atau pemilik biro perjalanan umrah dan Haji Abu Tours diperiksa hanya sebagai saksi. Hamzah diperiksa berasama istrinya oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus).

“Muhammad Hamzah Mamba dan istri diperiksa sebagai saksi oleh Ditkrimsus Polda Sulsel,” ungkapnya.

Dicky menambahkan, dalam pemeriksaan penyidik, Hamzah selaku pemilik dimintai keterangan perihal kasus tersebut. Dimana sebagai CEO Abu Tours, Hamzah tentu mengetahui pengelolan keuangan Travel Abu Tours. “Materi pemeriksaan ini tentang bagaimana pengelolaan keuangan Travel Abu Tours,” terangnya.

Meski begitu, penyidik Polda Sulsel belum menetapkan Hamzah sebagai tersangka dalam kasus yang membelit perusahaan travelnya.

Penasehat hukum Hamzah, Hendro Saryanto mengatakan, kliennya diperiksa polisi masih sebagai saksi.

“Nah kita tadi di BAP (Berita Acara Pemeriksaan) dimintai keterangan yaitu menyangkut masalah berdirinya perusahaan, struktur organisasi, SOP dalam penyelenggaraan ibadah haji dari tahun 2012,” katanya .

Sementara itu, Hamzah Mamba sendiri mengatakan, ia dan perusahaannya akan bertanggungjawab dunia-akhirat terkait pemberangkatan jemaahnya. “Dengan adanya maklumat ini, bulan ini (Maret) alhamdulillah kemungkinan besar kita berangkatkan tujuh ribu jemaah,” ujar Hamzah.

Kepada jemaah, Hamzah meminta maaf dan mengaku akan tetap memberangkatkan meskipun mereka tidak mengikuti maklumat. “Namun kami minta waktu dan kesabarannya. Hari ini saya datang memenuhi panggilan untuk melakukan klarifikasi. Saya juga tidak mau mengecewakan jemaah,” katanya.

Salah seorang agen dan mitra Abu Tours, Firdaus mengatakan, Sabtu (9/3) hari ini, Abu Tours akan memberangkan sebanyak 223 jemaah umrohnya melalui tiga penerbangan. Pihaknya ikut membantu mengurus koper dan keperluan lain jamaah yang akan berangkat.

“Secara bertahap akan kami berangkatkan. Kebanyakan mereka ini adalah yang mengikuti maklumat terutama poin ketiga, membayar tambahan Rp15 juta,” ungkapnya, Jumat (9/3).

Berdasarkan data dari pihak Abutours sampai akhir bulan ini akan diberangkatkan 3.200 jamaah. “Secara bertahap, dalam sepekan ini akan ada dua kali penerbangan. Kita utamakan yang telah membayar atau menambah sesuai maklumat dengan menambahkan 15 juta,” lanjutnya.

Terkait pengambilan dana jamaah, pihaknya belum bisa memastikan pasalnya sejauh ini belum ada informasi dari pihak travel. Namun demikian, pihaknya berjanji akan tetap memberangkatkan jamaah sampai kondisi memungkinkan. (*)


div>