KAMIS , 18 OKTOBER 2018

Tak Cairkan Beasiswa, Nurdin Abdullah di Demo Mahasiswa

Reporter:

Editor:

MA

Senin , 12 Februari 2018 21:21
Tak Cairkan Beasiswa, Nurdin Abdullah di Demo Mahasiswa

int

MAKASSAR,RAKYATSULSEL.COM –Sejumlah mahasiswa Bantaeng menuntut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng yang hingga kini belum juga mencairkan dana penyelesaian studi untuk 320 mahasiswa asal Bantaeng. Gerakan mahasiswa yang menamakan dirinya mahasiswa Bantaeng bersatu ini menggelar aksi di depan Kantor Bupati Bantaeng,Senin (12/2).

Menurut koordinatori aksi Dedy Jalarambang, data penyelesaian studi tersebut telah dibahas dan disahkan dalam rapat paripurna APBD 2017 oleh DPRD Bantaeng dalam bentuk bantuan sosial.

Dalam menyuarakan aspirasi dan tuntutannya para mahasiswa ini membentangkan spanduk bertuliskan “Stop PHP” dan “Cairkan Beasiswa”.

Sebelumnya, Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah juga didemo oleh  kelompok massa yang tergabung dalam aliansi masyarakat Bantaeng di Gedung DPRD Suslel, Jumat (9/2) pekan lalu.

Aksi tersebut juga menuntut janji manis NA karena dinilai ingkar janji. “Kami menilai Bupati Nurdin Abdullah telah melakukan pembohongan kepada masyarakat Bantaeng. Katanya kerja nyata, itu hanya omong kosong belaka,” kata koordinator aksi, Adhi Puto Palaza dalam orasinya.

Ia menilai hampir puluhan tahun NA memimpin Kabupaten Bantaeng. Namun, tak ada bukti nyata, hanya melakukan jual beli perusahaan kepada pihak asing, yakni perusahaan Jepang.

Menurutnya, sejak kepemimpinan NA masih menyimpan luka mendalam bagi warganya. Salah satu problem adalah lahan smalter juga pabrik nikel yang berada dalam kawasan industri Bantaeng.

Selain itu lanjut Adhi, juga sejak tahun 2015 sampai sekarang. PT Pusaka Jaya luhur abadi (Puja) dan PT Titan Mineral Utama merupakan investor negara asing dari Cina.

“Lahan warga belum dibayar. Karna ada pihak ketiga kelola. Berkali kali masyarakat menagih janji kepada investor asing tersebut namun selalu tidak ada penyelesaian,” pungkasnya.(**)


Tag
div>