RABU , 21 NOVEMBER 2018

Tak Daftarkan Bayi Baru Lahir di BPJS Kesehatan, Siap-siap Kena Sanksi

Reporter:

Anastasya

Editor:

Niar

Jumat , 02 November 2018 15:03
Tak Daftarkan Bayi Baru Lahir di BPJS Kesehatan, Siap-siap Kena Sanksi

int

PAREPARE, RAKSUL.COM-Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menyosialisasikan kebijakan baru tentang jaminan kesehatan yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) nomor 82 tahun 2018.

Melalui kegiatan Media Gathering yang digelar di Teras Empang, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Parepare, Sarman Palipadang menjelaskan, perihal kebijakan baru yang tertuang dalam Perpres itu. Salah satunya tentang kewajiban terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan bagi bayi yang baru lahir.

Kebijakan ini kata Sarman Palipadang, tertuang pada pasal 16.

“Ini kebijakan yang paling baru. Bayi baru lahir wajib didaftarkan sebagai peserta BPJS Kesehatan paling lama 28 hari sejak dilahirkan,” ungkap Sarman Palipadang didampingi Hamsir Jusuf, Kepala Bidang SDM, Umum, dan Komunikasi Publik kepada sejumlah awak media.

Sarman menguraikan, kebijakan ini mulai diberlakukan pada 18 Desember 2018. Bagi orangtua yang tidak mendaftarkan bayinya yang lahir setelah tanggal itu kata dia, akan dikenai sanksi.

“Peserta yang tidak mendaftarkan bayinya akan dikenai sanksi sesuai ketentuan perundang-undangan. Sanskinya, iurannya akan muncul sejak awal dan berlaku bagi bayi yang lahir setelah tanggal ditetapkan,” papar Sarman.

Diuraikan pula, bagi bayi yang terlahir dari keluarga yang tidak mampu akan ditanggung pemerintah pusat atau pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan Parepare.(MP1/nia)


div>