RABU , 14 NOVEMBER 2018

Tak Mampu Tangkap Jen Tang, HMI Komisariat Universitas Bosowa Minta Kajati Dicopot

Reporter:

Editor:

Ridwan Lallo

Jumat , 09 November 2018 22:25
Tak Mampu Tangkap Jen Tang, HMI Komisariat Universitas Bosowa Minta Kajati Dicopot

Koordinator Mimbar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Universitas Bosowa Makassar, Andi Pangeran Nasser saat memberi orasi di Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel, Jumat (9/11/2018).

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Puluhan mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Universitas Bosowa Makassar, menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel, Jumat (9/11/2018).

Para mahasiswa menuntut agar Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulsel, Tarmizi dicopot dari jabatannya lantaran dinilai tidak mampu menyelesaikan kasus penyewahan lahan negara di Kelurahan Buloa, Kota Makassar yang melibatkan Soedirjo Aliman alias Jen Tang.

Koordinator Mimbar, Andi Pangeran Nasser mengatakan, sudah hampir setahun Jen Tang berstatus buron. Namun pihak Kejati tidak mampu menangkapnya.

“Sampai sekarang tersangka Jen Tang masih buron. Padahal sudah hampir setahun,” ujar Pangeran.

Olehnya, ia meminta agar Kejati Sulsel, Tarmizi dicopot dari jabatannya karena telah gagal menangkap Jen Tang.

Aksi demonstrasi sempat diwarnai dengan kericuhan, lantaran mahasiswa hendak memaksa masuk ke dalam kantor Kejati Sulsel.

Akibatnya pagar kantor Kejati Sulsel mengalami kerusakan. Aksi tersebut juga diwarnai pembakaran ban dan pembakaran boneka berbentuk mayat (pocong). (*)


div>