JUMAT , 16 NOVEMBER 2018

Tak Memenuhi Syarat, Pemuda Bersyal Merah Bakal Gugat ke Bawaslu

Reporter:

Editor:

Lukman

Selasa , 29 Mei 2018 19:46
Tak Memenuhi Syarat, Pemuda Bersyal Merah Bakal Gugat ke Bawaslu

Harmansyah

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Rapat Pleno yang dilakukan KPU Sulsel, Selasa (29/5), menyatakan Harmansyah yang lebih akrab dikenal Pemuda Bersyal Merah ini hanya 2.999 dukungan E-KTP yang memenuhi syarat dari total Empat ribu lebih dukungan yang dimasukkan ke KPU. Atau minus 1 dukungan untuk lolos sebagai calon Senator.

LO Pemuda Bersyal Merah, Muhammad Wahib menjelaskan bahwa ini karena ada kekurangan dari sistem yang diterapkan KPU. Dimana ada masalah di template pada saat proses upload.

“Ada puluhan dukungan yang kita masukkan tetapi tidak bisa terupload di SIPPP karena adanya masalah pada template sistem tersebut. Kami sudah melakukan koordinasi dengan Staff KPU pada saat proses input dan meminta solusi terkait kondisi itu, tetapi tidak mendapat solusi hingga malam hari, sehingga bapak Harmansyah meminta kami merapikan dukungan yang kongkrit mengingat waktu semakin mepet karena kami masih harus melakukan rangkap dan penjilidtan sebelum dibawah ke KPU,” ujarnya.

“Di soft file yang kami serahkan ke KPU juga sengaja kami lampirkan folder khusus untuk usungan yang tidak berhasil. Yaitu Desa Kasimbong Kecamatan Masamba Kab Luwu Utara. Sebelumnya Bapak Harmansyah meminta melebihkan 100 dari 1.197 minimal perbaikan yang dipersyaratkan sebagai langkah antisipasi, beliau mengatakan cukup 100 kelebihannya agar KPU gampang verifikasinya. Tapi karena bermasalah di template tersebut sehingga 24 usungan KTP tidak berhasil sehingga kelebihan hanya 76 KTP dari persyaratan. Hitungan beliau sudah sangat tepat seandainya kami bisa dapat solusi dari KPU pada saat itu,” ungkap Muhammad Wahib.

Dikonfirmasi terpisah, Harmansyah mengatakan akan melakukan langkah gugatan di Bawaslu Sulsel, karena ini terjadi akibat kurang updatenya sistem yang di pakai KPU.

“Dalam proses ini biasa terjadi, langkah perjuangan kami belum terhenti dan kami akan melakukan gugatan melalui Bawaslu. Karena sangat kurang arief rasanya kalau kekurangan itu justru berada dipihak KPU sehingga 24 usungan kami tidak masuk kemudian kami digugurkan hanya karena minus 1 dari persyaratan, kami paham ini diputuskan karena mengacu pada sistem tetapi kami juga harus dipahami karena ini terjadi juga karena kurang sempurnanya sistem yang dipakai,” jelasnya.

“Tadi LO kami sudah koordinasi ke bagian pelaporan dan dinyatakan sangat layak untuk disengketakan. Inshaa Allah besok kami masukkan gugatan beserta bukti-buktinya. Usungan kami pada saat perbaikan sama sekali tidak ada yang ganda baik identik maupun external tetapi murni karena kesalahan sistem pada saat upload dan jatuh di pengecekan DPT. Kami berharap seluruh rekan-rekan Syal Merah jangan berkecil hati dan kita sama-sama berdoa untuk mendapatkan keadilan dan keputusan terbaik dari rekan-rekan Bawaslu terkait kondisi ini,” pungkas Harmansyah. (*)


div>