SABTU , 22 SEPTEMBER 2018

Tak PeDe Kader Sendiri, Ramai-ramai Buka Penjaringan

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Jumat , 19 Mei 2017 09:45
Tak PeDe Kader Sendiri, Ramai-ramai Buka Penjaringan

MDFAJAR/RAKYATSULSEL PENJARINGAN PAN. Ketua DPRD Makassar, Farouk M Betta mendaftarkan diri sebagai bakal calon wali kota di Kantor Partai Amanat Nasional (PAN), Jl Toddopuli, belum lama ini.

JELANG Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 mendatang, sejumlah partai politik (Parpol) saat ini berlomba-lomba mencari figur untuk diusung pada pilkada mendatang.

Adu program dalam menggaet figur pun mulai dilakukan. Jika PKS mengandalkan program Pemilu Raya (Pemira), maka lain halnya dengan Partai Amanat Nasional (PAN), Gerindra dan Hanura. Ketiga partai itu mencari figur untuk diusung dengan cara penjaringan.

Wakil Ketua Bidang Media dan Komunikasi Publik PAN, Syarifuddin menuturkan, dalam melakukan penjaringan bakal calon wali kota, PAN selalu mengikuti instruksi DPP. Dimana, cara yang dilakukan PAN sudah berlangsung sejak lama untuk menentukan usungan.

Yang jelas, kata dia, PAN menggaet bakal calon sesuai dengan tagline PAN “Politik Tanpa Gaduh”. “Setiap partai itu beda-beda sistem yang dipakai. Partai itu mengarah petunjuk DPP. Apa yang DPP instruksikan itu yang dipakai. Seperti yang dilakukan saat ini (penjaringan),” ungkapnya.

Syarifuddin menjelaskan, metode yang dilakukan PAN dalam menjaring bakal calon sudah sangat efektif. Syarifuddin mengklaim cara seperti itu akan semakin mempererat tali silaturahmi bakal calon dengan PAN.

“Dan itu efektif, sebenarnya bagaimanapun model penjaringan yang dilakukan partai politik semuanya efektif. Dan tentunya dengan cara yang kita lakukan sekarang (penjaringan), tentunya silaturahmi dengan kandidat akan terbangun dengan baik,” jelas Syarifuddin.

Lebih lanjut Syarifuddin mengklaim, setiap bakal calon yang mendaftar akan ada penyambutan yang dinilai mampu mempererat tali kekeluargaan. Sehingga, sampai saat ini PAN masih mempertahankan metode seperti itu.

[NEXT-RASUL]

“Ada penyambutan yang dilakukan oleh kader-kader PAN saat ada bakal calon yang mendaftar. Disitulah terbangun komunikasi dan tidak terhenti sampai disitu ketika sudah terbangun komunikasi,” terangnya.

Untuk tahapan selama penjaringan sendiri, Syarifuddin menuturkan, bagi bakal calon yang telah melakukan pendaftaran akan dilakukan survei terlebih dahulu. Melihat bagaimana popularitas dan elektabilitas bakal calon, apakah layak untuk diusung.

Namun, lanjutnya, dari sejumlah tahapan yang akan dilalui oleh bakal calon, yang menentukan siapa yang akan diusung adalah tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN. PAN Makassar hanya akan menyodorkan sejumlah nama ke DPP.

“Selanjutnya kita buat survei internal bakal calon yang telah lolos verifikasi berkas. Kemudian dilakukan fit and proper test, dan akan dikirim minimal 3 nama ke DPW. Nanti DPW yang menggenjot dan merekomendasikan ke DPP. DPP lah yang mengeluarkan SK untuk satu nama yang akan di usung nantinya,” lanjutnya.

Ketua Gerindra Sulsel, Idris Manggabarani (IMB) mengatakan, partai besutan Prabowo Subianto tersebut akan membuka pendaftaran bakal calon (Balon) kepala daerah dan wakil kepala daerah untuk Pilgub pada awal Juni mendatang. “Kalau Pilwalkot dan Pilkada di daerah sudah di buka. Kalau Pilgub awal Juni,” ujarnya, Kamis (18/5).

Bahkan menurutnya, saat ini DPD dan DPC telah menjalin komunikasi politik dengan sejumlah bakal calon dan partai yang akan mengajak Gerindra berkoalisi pada Pilkada serentak 2018 mendatang.

Meski demikian, kata dia, semua keputusan siapa yang akan diusung diserahkan ke DPP, dimana DPD dan DPC cuma menampung pendaftar, yang kemudian siapa yang akan ditetapkan dan diusung ada di tangan DPP.

[NEXT-RASUL]

IMB menegaskan tetap memprioritaskan figur internal ketimbang kader eksternal. Oleh sebab itu, partainya tetap membuka pendaftaran bagi kader internal dan ekternal. “Kita terbuka untuk internal dan eksternal,” pungkasnya.

Sekretaris DPC Partai Gerindra Makassar, Arief Bahagiawan mengatakan, DPC Partai Gerindra Kota Makassar secara resmi membuka pendaftaran bagi bakal calon wali kota dan wakil wali kota mulai 10 April hingga 19 Mei 2017. “Sejak dibuka pendaftaran, sudah banyak figur yang mendaftar,” terangnya.

Pihaknya juga membentuk desk pilkada yang bekerja memantau, meneliti dan menjaring serta menyiapkan para calon kepala daerah yang akan diusung.

Arief menambahkan, saat ini pembentukan Desk Pilkada sudah masuk pada tahap pendaftaran yang ditargetkan akan rampung sampai penetapan Agustus mendatang.

Meski demikian, lanjut Arief, pihaknya mengaku disamping memprioritaskan kader yang dianggap mampu, tapi juga lebih terbuka untuk figur eksternal yang dianggap kompoten dan punya elektabilitas tinggi.

“Ini bentuk kesiapan Gerindra dalam menyiapkan bakal calon. Sesuai target, kami ingin memenangkan Pilwali di Makassar dan menambah jumlah kursi kader Gerindra di DPRD Makassar,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, hingga saat ini sudah ada 18 orang di Gerindra sebagai bakal calon wali kota.

[NEXT-RASUL]

Sementara Ketua Demokrat Sulsel, Ni’matullah juga mengaku tetap akan membuka pendaftaran bagi bakal calon kepala daerah yang ingin mengendarai Demokrat.

“Rencananya setelah ramadan, pendaftaran akan dibuka di sejumlah kabupaten/kota termasuk di tingkat provinsi,” ujar Ketua DPD Demokrat Sulsel, Ni`matullah.

Menurutnya, pendaftaran tersebut dilakukan sebagai bagian dinamika partai untuk menjaring kader-kader yang akan maju menjadi kontestan pada Pilkada Serentak 2018. “Ini bertujuan untuk menjaring tokoh-tokoh sentral yang berminat untuk maju ,” tuturnya.

Khusus Pilkada Makassar, kata dia, sudah ada tiga kader internal yang digadang-gadang maju seperti, Adi Rasyid Ali yang menjabat legislator DPRD Makasssar, Andre Arief Bulu dan Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal.

Mengenai apakah nantinya melihat kandidat itu berdasarkan dari survei, pria disapa akrab Ulla ini menyatakan sudah tentu, semua kandidat yang masuk tetap melihat hasil surveinya. “Hasil survei itulah nanti dijadikan bahan pertimbangan,” pungkasnya. (D)


Tag
  • pilkada 2018
  •  
    div>