MINGGU , 16 DESEMBER 2018

Tak Perlu ke Luar Negeri, Terapi Stemcell Hadir di Makassar

Reporter:

hur

Editor:

Senin , 18 April 2016 12:48

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) tak perlu lagi ke luar negeri apabila ingin melakukan terapi Stemcell. Sebab, terapi ini telah hadir di Makassar, tepatnya di Rumah Sakit (RS) Unhas.

“Terapi Stemcell di Makassar sudah bisa. Tidak perlu lagi bayar mahal-mahal ke luar negeri,” kata dr Vonny Josh, dokter spesialis bedah plastik, usai menemui Gubernur Sulsel di ruang kerjanya, Senin (18/4).

Untuk itu, pihaknya mengadakan The First International Converence on Stemcell and Regenerative Medicine yang dihelat pada 28-29 Mei untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait Stemcell. Sebab, kata dia, sudah banyak publikasi yang melenceng.

“Di mana banyak perusahaan obat atau online yang banyak menjual produk yang mereka sebut Stemcell dengan harga yang sangat mahal. Di sini kami akan meluruskan dan memberi pemahaman kepada masyarakat tentang kegunaan dan fungsi Stemcell,” jelasnya.

Vonny menjelaskan, seluruh tubuh memiliki Stemcell. Dikatakannya, sewaktu manusia masih dalam kandungan, sebelum menjadi tubuh, bentuknya masih berbentuk Stemcell. “Jadi, Stemcell itu ada yang berasal dari embrionik. Tubuh kita punya asal muasal yang namanya Stemcell. Pada saat kita mengambil kulit, lemak, atau sumsum tulang, itu bisa di-processing ke bentuk awal lagi yang bisa membelah menjadi struktur jaringan,” ungkap Vonny.

Misal, kata dia, pada saat sakit jantung, lemak dapat diambil, kemudian di-processing. Setelah itu, dimasukkan ke dalam tubuh. “Stemcell ini akan membelah memjadi jaringan dimana tempat dia berada,” lanjutnya.

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla dijadwalkan akan membuka The First International Converence on Stemcell and Regenerative Medicine yang dihelat di Hotel Grand Clarion. Adapun rangkaian kegaiatannya, yakni scientific symposium, workshop, dan public symposium. Pembicaranya pun didatangkan langsung dari Belanda, Jepang, dan Amerika.

“Kita berharap scientific diikuti seluruh dokter di Sulawesi Selatan. Untuk public symposium dapat diikuti seluruh masyarakat yang ingin mengetahui Stemcell,” harap Vonny.


div>