KAMIS , 18 OKTOBER 2018

Tambah Both di Kawasan Kanre Rong Karebosi, PU Siapkan Rp1,8 Miliar

Reporter:

Armansyah

Editor:

Iskanto

Senin , 17 September 2018 08:20
Tambah Both di Kawasan Kanre Rong Karebosi, PU Siapkan Rp1,8 Miliar

Suasana Pra Launching PKL Center Kaki Limata 'Kanre Rong' yang merupakan program Pemerintah Kota Makassar di area Karebosi, Jalan RA Kartini, Kota Makassar, Selasa (7/8/2018). (ist)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar optimis penggunaan kawasan Kanre Rong Karebosi akan digunakan September ini. Meski begitu, Dinas Pekerjaan Umum (PU) berencana menambah both di kawasan kuliner dan kerajinan tersebut.

Dinas PU menyiapkan anggaran sekira Rp 1,8 miliar untuk menambah kurang lebih 80 both untuk digunakan PKL dari tiga kecamatan yakni, Kecamatan Ujung Pandang, Rappocini dan Bontoala.

Kepala Seksi Bangunan Gedung Dinas PU Makassar, Juli Nurul menjelaskan, penambahan both tersebut berasal dari bantuan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari hotel Myko yang bakal diperbaiki dan menggunakan anggaran perubahan.

“Kita ada both bantuan dari hotel Myko, itu yang nanti kita perbaiki untuk melengkapi kebutuhan di Karebosi,” kata Juli, Minggu (16/9).

Lanjutnya, anggaran perbaikannya mencapai Rp1,8 miliar untuk 80 both yang diusulkan di APBD Perubahan. Jumlah ini lebih banyak jika dibandingkan dengan kebutuhan both di Karebosi yang hanya berkisar 66 both. Ia merinci untuk perbaikan both, bisa menelan Rp18 juta hingga Rp19 juta setiap bothnya.

“Anggaran perbaikan satu both itu Rp18 juta sampai Rp19 juta, yang kita usulkan di APBD Perubahan itu Rp1,8 miliar untuk kurang lebih 80 both,” ungkapnya.

Meski yang diusulkan melebihi jumlah kebutuhan di Karebosi, namun diakui Juli, belasan sisa both ini nantinya bakal ditempatkan di kawasan kaki lima lainnya. Harapannya, usulan anggaran perubahan ini bisa segera disetujui sehingga perbaikan secepatnya dilakukan.

“Disana (Karebosi) itu kurang lebih 66 both yang akan ditempatkan, selebihnya kita lihat nanti. Jadi, kita masih tunggu pengesahan anggaran perubahan,” tuturnya.

Sementara, Kepala Dinas PU, Muh Anshar menambahkan, ada beberapa proyek yang diusulkan di perubahan. Selain perbaikan jalan diseputaran Pasar Sentral yaitu Jalan Hos Cokroaminoto dan Nusakambangan, juga perbaikan both untuk penambahan di kawasan kuliner Karebosi.

“Iya, kita usulkan juga penambahan both disitu (Karebosi), karena kan masih ada beberapa yang kosong disitu itu yang kita mau tambah both,” ungkapnya.

Diketahui, saat ini sudah berdiri 235 both di kawasan tersebut. Anggarannya mencapai Rp3 miliar. Selain itu, kawasan tersebut juga dilengkapi dengan beberapa fasilitas, mulai dari lahan parkir, toilet, gedung pengelola, hingga musallah.

Ditargetkan kawasan ini bisa meningkatkan pendapatan pemerintah hingga Rp7 miliar per tahunnya, dengan perputaran uang mencapai Rp2 juta permalam untuk setiap bothnya. (*)


div>