• Senin, 28 Juli 2014
Iklan | Privacy Policy | Redaksi | Citizen Report

Tamsil Lempar Handuk, PKS-PAN Rebutan None

Hari Ini, DPP PKS Umumkan ISO 2014

Kamis , 23 Mei 2013 11:45
Total Pembaca : 535 Views
Irman Yasin Limpo

Baca juga

JAKARTA, RAKYATSULSEL.COM – Teka-teki siapa yang akan berpasangan dengan Irman Yasin Limpo (None) di Pilwalkot masih belum jelas. Sebelumnya, PAN mengklaim akan memaketkan None dengan Ketua PAN Makassar Busrah Abdullah, namun belakangan PKS juga akan memaketkan None dengan kader PKS, Jafar Sodding. Bahkan, PKS sudah memberi tagline pasangan Irman-Soding ini dengan nama ISO 2014. ISO adalah Irman-Sodding.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sendiri sebelumnya digembar-gemborkan akan mengusung Tamsil Linrung. Namun bekalangan, partai pimpinan Anis Matta ini batal memberikan rekomendasinya untuk Tamsil. Dukungan justru dialihkan ke paket Irman-Sodding.

Info ini langsung keluar dari mulut Tamsil Linrung sendiri. Politisi Senayan ini membeberkan, paling berpeluang diusung PKS di Pilwalkot Makassar adalah paket None dan Jafar Sodding. Paket ini, bahkan sudah disiapkan dengan tegline ISO 2013. Wacana ini mulai bergulir, saat Tamsil mengetahui None menyatakan kesiapannya untuk maju di Pilwalkot Makassar.

“None adalah figur yang ideal sebagai Cawalkot. Makanya saat saya mendengar None mau maju dan ingin mengusung wakilnya dari PKS, saya kira itu adalah pasangan yang tepat untuk didukung,” kata Wakil Ketua Badan Anggaran DPR ini saat ditemui Rakyat Sulsel di Jakarta, kemarin.

Menurut Tamsil, selain Jafar Sodding, nama Iqbal Jalil (Ije) juga mencuat dan berpeluang menjadi calon pendamping None. Apalagi survei Ije sebagai calon wakil cukup baik, yakni sekira 20 persen. Karena itu, partainya selektif dalam menentukan pasangan yang akan diusung nanti. “Ije juga berpeluang, karena memiliki survei calon wakil yang baik,” ucapnya.

Ditanya kapan PKS akan menetapkan paket di Pilwalkot? Tamsil menjelaskan, penetapan pasangan akan diumumkan Kamis (23/5) hari ini. “Insya Allah, besok (hari ini, Red) sudah ada penetapan paket yang akan diusung PKS,” ucapnya.

Peluang None mengambil PKS sebagai wakil cukup besar. Mengingat PKS bertujuan untuk membangun koalisi besar di Pilwalkot Makassar, dengan menjaring partai-partai lain. Tamsil melanjutkan, untuk bisa menang di Pilwalkot nanti, maka langkah yang harus didorong harus lebih atraktif. Saat ini koalisi besar tidak dimiliki lagi oleh Golkar dan Demokrat, tetapi koalisi besar saat ini berada pada PBB, PKB, PAN, PPP, PBR, dan Hanura.

“Saya melihat kecenderungan Golkar hanya mau berpasangan dengan Golkar, demikian juga Demokrat. Karena itu, untuk mengadangnya harus mengusung koalisi besar juga,” tegasnya.

Tamsil juga meyakinkan, jika partainya tidak terlambat dalam menentukan paket dan memulai start di Pilwalkot Makassar yang tinggal 3 bulan. “Kami tidak terlambat, karena calon yang diusung juga telah melakukan sosialisasi sejak awal. Jadi tidak ada yang terlambat,” ujarnya.

Ia juga yakin jika, berbagai masalah yang dihadapi partainya, tidak akan berpengaruh di Pilwalkot Makassar. Terbukti, di beberapa Pilkada, seperti di Pilgub Jawa Barat, Sumatra, dan Pilbup Kalimantan, PKS mampu menang.

Terkait pernyataan Tamsil Linrung, Sekretaris DPD PKS Makassar, Mudzakkir Ali Djamil mengaku kalau dirinya belum mengetahui hal ini. “Saat ini kami masih konsentrasi menggodok figur yang akan menjadi pendamping Pak Tamsil Linrung. Intinya, kita masih pada opsi Pak Tamsil sebagai calon wali kota, dan belum memikirkan opsi yang lain,” terangnya.

Bahkan, menurut Mudzakkir, besok (hari ini. red) pihaknya akan berangkat ke Jakarta untuk mendengar presentasi survei yang dilakukan oleh DPP. “Besok saya dan Ketua DPD akan berangkat ke Jakarta untuk mendengar presentasi survei DPP untuk Pilwalkot Makassar,” ujarnya.

Sebelumnya, kandidat wali kota lain yang juga Ketua DPD PAN Makassar, Busrah Abdullah, menyatakan kalau dirinya sudah deal dengan None untuk maju di Pilwalkot Makassar. Hamba–sapaan akrabnya bahkan mengaku kalau dirinya akan melakukan deklarasi dengan adik kandung Syahrul Yasin Limpo itu pada Rabu, 29 Mei nanti.

“Tadi pagi (kemarin, Red) kami sudah bicara dan kami sudah final untuk maju berpaket di Pilwalkot Makassar,” klaim Hamba kepada Rakyat Sulsel, malam tadi.

Langkah selanjutnya, aku Hamba, kedua belah pihak sepakat untuk bersama-sama memulai sosialisasi.  Untuk partai, selain PAN yang sudah pasti mengusungnya, saat ini pihaknya juga masih terus melakukan komunikasi intensif dengan PPP, Hanura, PBR dan PDS. “Bahkan PKS seandainya tidak mengusung di Pilwalkot, tentu juga bisa bergabung dengan kami,” jelasnya yakin.

Sementara itu, mengenai deklarasi yang sebelumnya dijadwal pada tanggal 29 Mei. Menurut Hamba, hal tersebut masih menunggu konfirmasi perihal kehadiran Ketua Umum PAN, Hatta Radjasa. “Kita tinggal menunggu kepastian mengenai kehadiran Pak Hatta. Untuk itu, kami mau melakukan konsolidasi terlebih dahulu terkait kehadiran beliau,” tandasnya. (ftr-M1)