JUMAT , 16 NOVEMBER 2018

Tanaman Padi Kekeringan, Ini Dilakukan Legislator Dapil VII

Reporter:

muchtar suma

Editor:

Arif Saeni

Kamis , 30 Agustus 2018 17:38
Tanaman Padi Kekeringan, Ini Dilakukan Legislator Dapil VII

int

GOWA, RAKYATSULSEL. COM—- Kekeringan lahan pertanian di Kecamatan Pallangga dan Barombong menimbulkan keresahan dikalangan petani. Pasalnya, sawah yang sudah ditanami padi untuk musim tanam ketiga tidak mendapatkan suplay air dari irigasi yang ada, sehingga tanaman padi yang baru berumur sebulan terancam mati.

Melihat kondisi ini, anggota DPRD Gowa dari Dapil VII (Pallangga dan Barombong), Ramli Rewa merasa terpanggil untuk mencarikan solusi dari persoalan dihadapi petani di Dapilnya itu.

Dengan rasa empati akan nasib petani, bersama Kepala UPTD PUPR Pallangga, Ramli Lallo dan pengurus P3A , Ilyas Sijaya, anggota dewan dua periode ini, melakukan kunjungan ke Balai Pompengan Je’neberang, Sulsel.

“Kunjungan kami terkait kekeringan lahan pertanian di Gowa padahal pada rapat komisi irigasi Juli lalu di hadiri oleh pihak PSDA Sulsel dan pihak Balai Pompengan, memutuskan air aman bagi petani sampai September tapi ternyata sekarang sudah kering persawahan.
Maka pihak balai harus membuka pintu air di Bili-Bili atau menggati rugi petani,” ujar Ramli.

Sementara Kepala TU Balai Pompengan Je’neberang, Kristian yang menerima kunjungan, berjanji untuk menyampaikan ke Kepala Balai.

“Secepatnya kami sampaikan kepada pimpinan terkait kondisi yamg terjadi di Gowa,” tuturnya. (***)


Tag
div>