KAMIS , 15 NOVEMBER 2018

TanGAN Perkusi Makassar Bakal Pentas Di Perhelatan Besar Teater Kampus FSD UNM

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Selasa , 17 Juli 2018 12:34
TanGAN Perkusi Makassar Bakal Pentas Di Perhelatan Besar Teater Kampus FSD UNM

TanGAN Perkusi Makassar. (ist)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Kelompok TanGAN Perkusi Makassar akan hadir diperhelatan besar teater kampus FSD UNM pada gelar “Maha Karya Mata Air Kehidupan” yang diselenggarakan 20-21 Juli 2018 pukul 17.30 di Benteng Rotterdam dengan sajian karya berjudul “Bukan Sok Syantik”.

Karya ini terinspirasi dari lagu Badriah yang saat ini buming diperbincangkan oleh kalangan seniman musik, hingga sampai mancanegara. Karenanya memiliki keajaiban nilai khas dan keunikan tinggi secara musikal.

TanGAN Perkusi Makassar adalah merupakan kelompok musik pertama yang deklarasikan musik perkusi di Sulawesi Selatan ini, lahir sejak tahun 2000. Namun sejak tahun 2010 mengalami kefakuman atas berbagai aktifitas kesibukan bagi penghuninya.

Kelompok musik ini kurang lebih memiliki anggota berjumlah 80 orang dengan bervarian disiplinnya, yang dirangkul dengan sistem pengkaderan ala lembaga tersebut. Kelompok ini di bentuk di Baruga Colli PujiE FSD UNM oleh beberapa seniman musik seperti Ardi JK, Ancu Batara, Iwan Tobbe, Imran Rauf, Aco Ober dan Arifin Manggau. Lembaga ini telah melakukan konser tunggal selama dua kali dengan menyajikan karya-karya perkusi yang terinspirasi dari seni kearifan lokal.

Arifin Manggau selaku koordinator lembaga ini mengungkapkan bahwa Kelompok TanGAN Perkusi Makassar akan tampil di Milad Terkam ke-37 yang bertemakan “Maha Karya Mata Air Kehidupan”,

“Itu adalah salah satu bentuk upaya kelompok ini untuk mengembalikan jiwa atau roh kelompok ini untuk kembali lagi aktual dalam menorehkan karya-karya terbaiknya, sekaligus membangun wacana musik perkusi di Makassar ini yang beberapa tahun ini mulai hilang ditelan pergeseran peradaban musik,” ujarnya.

Reborn TanGAN Perkusi Makassar, yakni mengembalikan citra eksisnya kali ini dengan mengangkat karya “Bukan Sok Syantik (Badriah)” yang dikemas melalui arransemen perkusi, dimainkan oleh Rambo Sax, Syahbani Bass, Upik Drums, Imran Timb, Irwan Tarb, Ancu Perc-vok, Ardi Jimb, Ober Jimb, dan Iping Jimb. (*)


div>