SABTU , 22 SEPTEMBER 2018

Tangkap Jen Tang !

Reporter:

Irsal

Editor:

asharabdullah

Rabu , 07 Maret 2018 12:45
Tangkap Jen Tang !

Jen Tang (int)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Sudah lima bulan lamanya, tersangka kasus dugaan korupsi sewa lahan negara di Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Soedirjo Aliman alias Jentang, berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO). Menjadi buronan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel, keberadaan Jen Tang masih sulit terlacak.

Kejati Sulsel mengeluarkan Surat Perintah penangkapan terhadap tersangka Jen Tang. Koordinator Pidum Kejati Sulsel, Jefri P Makepedua, mengungkapkan, baru saja ditandatangani surat perintah penahanan terhadap Jen Tang, oleh Aspidsus (Asisten bidang Pidana Khusus).

“Dengan adanya dikeluarkankannya surat perintah penangkapan untuk Jen Tang, penyidik tentu akan mengoptimalkan untuk melakukan penangkapan terhadap Jen Tang,” ungkapnya, Selasa (6/3) kemarin.

Selain melakukan pencarian, penyidik juga diberi kewenangan penuh untuk melakukan penangkapan langsung terhadap Jen Tang.

“Kalau tersangka ada kita dapat, kita langsung tangkap dan tahan. Bukan lagi sekedar untuk sebatas menghadirkan tersangka saja yang dianggap mangkir dalam proses penyidikan,” tegasnya.

Diketahui, tersangka bos PT Jujur Jaya Sakti Soedirjo Aliman alias Jen Tang, diduga kuat telah menginisiasi pertemuan proses sewa lahan negara di Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar. Proses penyewaan lahan tersebut terjadi setelah difasilitasi oleh M Sabri atas permintaan PT Pelindo dan PT Pembangunan Perumahan (PP). Agar dipertemukan dengan Rusdin dan Jayanti Ramli, selaku pengelola tanah garapan tersebut.

Dengan bukti surat pengelola tanah garapan nomor 31/BL/IZ/2003 yang diketahui oleh Lurah Buloa Ambo Tuwo dan Camat Tallo AU Gippyng Lantara. Untuk permohonan surat hak garap Rusdin nomor register 88/07/IX/2003 dan Jayanti Ramli nomor 30/BL/IX/2003. Surat saksi Lurah dan Camat Nomor registrasi 87/07/IX/2003. Dengan luas 39.9 meter persegi.

Dalam pertemuan pertama dihadiri Jen Tang, selaku pimpinan Rusdin dan Jayanti Ramli di PT Jujur Jaya Sakti. Serta Ulil Amri, yang bertindak sebagai kuasa hukum keduanya. (*)

 


div>