KAMIS , 22 FEBRUARI 2018

Tanpa Messi, Argentina Merana di ‘Neraka’ La Paz

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Rabu , 29 Maret 2017 09:51
Tanpa Messi, Argentina Merana di ‘Neraka’ La Paz

Marcos Rojo dan Mateo Musacchio meratapi kekalahan Argentina di kandang Bolivia. foto: afp

JAKARTA – Sudah jatuh tertimpa tangga. Ujar-ujar itu yang tengah dialami Timnas Argentina. Setelah beberapa jam lalu FIFA menjatuhkan skorsing empat laga kepada Lionel Messi, Argentina dipaksa takluk dari Bolivia dalam lanjutan Pra-Piala Dunia 2018 zona Conmebol di Estadio Hernando Siles (La Paz), Rabu (29/3) dini hari WITA.

Hukuman terhadap Messi agaknya membuat mental Albiceleste anjlok dalam menyambut laga tersebut. Bagaimana tidak, FIFA membuat vonis hanya satu jam jelang kick-off. Melawan Bolivia di La Paz, tanpa Messi, jelas menjadi misi mahaberat bagi Argentina.

Sejarah mencatat, sejak 2005 silam Argentina tak pernah menang saat bermain di stadion dengan ketinggian lebih dari 3.000 meter di atas permukaan laut itu. Bahkan, pada 2009, Argentina dipaksa takluk 1-6 oleh Bolivia. Kekalahan terburuk Argentina dari Bolivia dalam 60 tahun terakhir. Tak heran, La Paz dianggap sebagai ‘neraka’ bagi tim-tim Amerika Selatan saking sulitnya menang di sana.

Dengan catatan sejarah kelam, ditambah absennya Messi, membuat kecemasan skuad asuhan Edgardo Bauza kian berlipat. Bahkan, Bauza membuat keputusan berani dengan memasang duet Angel Correa dan Lucas Pratto di lini depan, serta mencadangkan Sergio Aguero, Paulo Dybala, dan Ezequiel Lavezzi.

Sejak awal laga, Argentina dibuat tertekan meladeni permainan agresif Bolivia. Bermain dengan udara tipis pun membuat stamina Angel Di Maria cepat terkuras. Kondisi itu dimanfaatkan betul oleh Bolivia untuk menyengat dan membuka keunggulan pada menit ke-31 melalui Juan Carlos Arce.

Keunggulan 1-0 hingga babak pertama tuntas tak membuat tuan rumah puas. Selepas jeda, anak asuh Angel Guillermo Hoyos masih terus menghadirkan tekanan kepada barisan belakang Argentina yang dikawal Ramiro Funes Mori dan Mateo Pablo Musacchio.

Hasilnya, pada menit ke-52 Bolivia mampu menggandakan keunggulan melalui gol Marcelo Moreno Martins memanfaatkan umpan Jorge Enrique Flores Yrahory. Ketinggalan 0-2 membuat Bauza serasa mendapat tamparan keras di pipi. Dia dengan cepat melakukan perubahan dengan memasukkan Aguero menggantikan Correa.

[NEXT-RASUL]

Namun, upaya Argentina mengejar ketinggalan acapkali terbentur tembok tangguh di lini belakang Bolivia. Sampai pertandingan usai, Bolivia mampu mengamankan kemenangan 2-0 atas Argentina. Kekalahan ini membuat Argentina tak beranjak dari posisi keempat klasemen Pra-Piala Dunia 2018 zona Conmebol dengan koleksi 22 poin.

Posisi Argentina berpeluang digeser Cile, yang baru akan bermain melawan tim terlemah, Venezuela, pada pagi nanti WIB. Sementara, Bolivia sendiri tak beranjak dari posisi ke-9 meski mengantongi 10 piin berkat donasi tiga angka dari kemenangan atas Argentina. (jpg)

Susunan Pemain:

Bolivia (4-2-3-1): 1-Carlos Lampe; 8-Diego Bejarano, 16-Ronald Raldes, 22-Edwar Zenteno, 19-Jorge Flores; 3-Alejandro Chumacero, 14-Raul Castro; 7-Juan Carlos Arce (Leonel Justiniano 73′), 20-Pablo Escobar, 17-Diego Wayar (Jhasmany Campos 85′); 9-Marcelo Moreno Martins (Bruno Miranda 90′)

Pelatih: Mauricio Soria

Argentina (4-4-1-1): 1-Sergio Romero; 3-Facundo Roncaglia, 2-Mateo Musacchio, 13-Ramiro Funes Mori (Matias Caruzzo 36′), 16-Marcos Rojo; 8-Enzo Perez (Marcos Acuna 70′), 5-Guido Pizarro, 19-Ever Banega, 11-Angel Di Maria; 20-Angel Correa (Sergio Aguero 56′); 9-Lucas Pratto

Pelatih: Edgardo Bauza


div>