JUMAT , 16 NOVEMBER 2018

Target Penerbitan NIP 39 Ribu CPNS Meleset

Reporter:

Editor:

faisalpalapa

Selasa , 14 Maret 2017 07:49

JAKARTA, RAKYATSULSEL.COM- Hingga saat ini kabar pengangkatan 39.090 orang tenaga kesehatan (nakes) pegawai tidak tetap (PTT) menjadi CPNS, tidak ada kejelasan. Target penerbitan NIP 1 Maret 2017 meleset.

Seluruh nakes PTT itu terbagi dalam tiga profesi. Yakni dokter umum sebanyak 863 orang, dokter gigi 418 orang, dan bidan 37.815 orang.

Seluruh nakes PTT ini awalnya bekerja sebagai pegawai kontrak Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Lalu pada 21 Februari lalu diserahkan kepada pemda untuk kemudian diangkat menjadi CPNS baru.

Ketika penyerahan kepegawaian dilakukan di Jakarta, pemerintah pusat menargetkan penerbitan NIP bagi mereka paling cepat 1 Maret 2017.

Tetapi nyatanya sampai sekarang belum ada NIP yang keluar.

Selain itu masig-masing pemda juga secara resmi belum mengumumkan nama-nama nakes PTT yang bakal diangkat jadi CPNS.

’’Padahal nama-namanya sudah ada. Saat pelimpahan dari Kemenkes itu sudah ada namanya,’’ kata Ketua Umum Forum Bidan Desa PTT Lilik Dian Eka Sari kemarin (13/3).

Lilik membanarkan bahwa pengangkatan mereka menjadi CPNS dilakukan Maret ini.

Namun dia menyayangkan ada kabar bahwa NIP molor dan baru dikeluarkan April depan.

Dia khawatir proses penerbitan NIP yang molor itu ternyata diwarnai aksi pungutan liar, suap, dan sejenisnya.

Dia menjelaskan Forum Bidan Desa PTT mendesak supaya seluruh pemda untuk segera mengumumkan nama-nama nakes PTT itu.

Dia tidak ingin proses yang berlarut ini membuat nasib para nakes PTT tidak jelas.

Padahal mereka setiap hari dituntut untuk tetap bekerja di unit layanan kesehatan Puskesmas.

Lilik juga menuntut supaya proses penetapan dan penebitan NIP jujur, transparan, serta bebas pungli.

’’Sekecil apapun bentuk pungli jangan sampai terjadi,’’ kata dia. Potensi pungli bisa terjadi saat pengurusan di dinas kesehatan, badan kepegawaian daerah (BKD), maupun BKN.


Tag
div>