SENIN , 10 DESEMBER 2018

Tarwih 2 Menit jadi Viral, 7 Pemuda Ditangkap

Reporter:

Editor:

faisalpalapa

Senin , 12 Juni 2017 01:28
Tarwih 2 Menit jadi Viral, 7 Pemuda Ditangkap

int

WAJO, RAKYATSULSEL.COM— Tujuh orang pemuda warga Kelurahan Sumpang Binangae, Kecamatan Sajoangin dibekuk aparat Polres Wajo, Jumat (9/6). Mereka diamankan, menyusul beredarnya video salat tarawih tercepat yang mereka pertontonkan dan menjadi viral di media sosial (medsos).

Dalam video tersebut, ketujuhnya menunaikan salat tarawih hanya dalam tempo 2 menit. Fatalnya, perbuatan mereka itu kemudian disebar melalui medsos. Tak perlu menunggu lama, video itupun menuai reaksi di dunia maya.

Aparat Polres Wajo langsung meresponsnya. Kelompok pemuda inipun berhasil diidentifikasi hingga akhirnya ditangkap di kediamannya masing-masing pukul 10.00 Wita.

Mereka adalah Sinardi (25), Muh Sahriadialias Adi (27), Hamka (21), Suparman (22) dan Muh Ikram. Sementara dua lainnya, yakni Hr dan MM masih berusia 13 tahun. Kelompok pemuda ini kemudian digelandang ke Mapolres Wajo guna pemeriksaan lebih lanjut.

Kepala Bidang Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani yang dikonfirmasi, membenarkan penangkapan tujuh orang tersebut. Mereka kini tengah diperiksa intensif di Polres Wajo.

Dicky kemudian menjelaskan ihwal perbuatan tujuh pemuda ini. Pada hari Rabu (7/6) pukul 02.00 Wita, mereka berada di Masjid Fastabiqul Khaerat, Kelurahan Sumpang Minangae, Kecamatan Sajoangin. Tujuannya berkumpul untuk mengambil gendang guna membangunkan warga bangun sahur.

”Saat itu, sambil cerita-cerita, salah satu dari mereka, yakni Sinardi menyampaikan kepada mereka bahwa ada salat tarawih paling cepat, yaitu dua menit,” kata Dicky mengutip pengakuan Sinardi dari hasil interogasi aparat Polres Wajo.

Usai Sinardi menyampaikan mengenai salat tarawih tercepat itu, rekan-rekannya meminta untuk diperagakan. ”Pengakuannya, hanya untuk lucu-lucuan. Sinardi kemudian memeragakan. Dia meminta kepada rekannya untuk melaksanakan secara berjamaah. Saat itu Sinardi merekam video peragaan salat taraweh dua menit secara live di Facebook dan kemudian viral,”terang Dicky.

Dari hasil interogasi terhadap tujuh pemuda itu, mereka memiliki pean masing-masing. Herman bertindak selaku imam. Sinardi merekamnya. Sementara lima lainnya menjadi ma’mum.

[NEXT-RASUL]

Selain mengamankan tujuh orang, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Diantaranya baju yang digunakan saat memeragakan serta handphone yang dipakai merekam. Polres Wajo juga melaksanakan prarekontruksi. Termasuk gelar perkara guna menentukan konstruksi pasal pidana apa yang akan dikenakan terhadap para pelaku. (ish/rus)


div>