MINGGU , 18 NOVEMBER 2018

Taufan Buka Pelatihan SPSE

Reporter:

Editor:

Niar

Rabu , 26 April 2017 16:51
Taufan Buka Pelatihan SPSE

Wali Kota Parepare HM. Taufan Pawe, saat memberikan sambutan dalam pembukaan pelatihan Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE), di Hotel Pare Wisata, Kota Parepare, Rabu (26/04/2017).

PAREPARE, RAKYATSULSEL.COM – Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Parepare, menggelar pelatihan Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE), di Hotel Pare Wisata, Kelurahan Ujung Sabbang, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Rabu (26/04/2017).

Kegiatan dihadiri Wali Kota Parepare HM. Taufan Pawe, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Parepare Andi Firdaus Djollong, serta sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare.

Taufan mengatakan, SPSE merupakan aplikasi e-procurement yang dikembagkan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP), untuk diterapkan oleh instansi-instansi pemerintah di seluruh Indonesia.

Taufan menjelaskan, kondisi anggaran pada setiap daerah di Indonesia sangat beragam. Sehingga, kata dia, hal tersebut menjadi pertimbangan dalam mengembangkan sistem e-porcurement SPSE.

“SPSE dikembangkan dengan semangat free license. Instansi dengan anggaran yang terbatas, tetap dapat menerapkan SPSE karena tidak diperlukan biaya izin, kecuali pembelian server dan sewa akses internet,” katanya.

Taufan mengemukakan, dalam mengembangkan SPSE, LKPP melibatkan instansi-instansi terkait yaitu, Lembaga Sandi Negara (LSN), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Di mana, lanjut Taufan, LSN mengembangkan Aplikasi Pengaman Dokumen (Apendo).

“Dokumen penawaran dari peserta lelang dienkripsi dan didekripsi menggunakan Apendo. Sementara, sub sistem e-audit dikembangkan dengan bekerjasama dengan BPKP, yang memungkinkan SPSE mengeluarkan informasi detail tentang proses lelang untuk keperluan audit,” jelasnya.

Menurut Taufan, dengan menyimak perkembangan dalam pengelolaan keuangan daerah dan pengelolaan barang dan jasa daerah, dibutuhkan tenaga manajemen yang mempunyai Sumber Daya Manusia (SDM) dibidang informatika teknologi yang handal, khususnya dalam bidang pengelolaan keuangan daerah dan pengelolaan barang dan jasa daerah.

“Oleh karena itu, pelatihan ini bertujuan untuk menjawab tantangan dalam pengadaaan barang dan jasa secara elektronik.” ujarnya. (luk)


Tag
div>