SENIN , 19 NOVEMBER 2018

Taufan Jadi Pembicara Bersama Empat Guru Besar

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Rabu , 21 Desember 2016 14:30
Taufan Jadi Pembicara Bersama Empat Guru Besar

Walikota Parepare Taufan Pawe menjadi salah satu dari lima pembicara dalam seminar Internasional dan Workshop dan Publikasi Jurnal Internasional Bereputasi, yang dilaksanakan Universitas Muhammadiyah Parepare (Umpar), Rabu (21/12/2016). foto: luki amima/rakyatsulsel.

PAREPARE, RAKYATSULSEL.COM – Walikota Parepare Taufan Pawe menjadi salah satu dari lima pembicara dalam seminar Internasional dan Workshop dan Publikasi Jurnal Internasional Bereputasi, yang dilaksanakan Universitas Muhammadiyah Parepare (Umpar), Rabu (21/12/2016).

Selain Taufan, pembicara lainnya, Prof Wolfang Drechsler dari Talinan University of Technology Estonia, Prof Onder Kutlu dari Department of Public Administration and Political Science, Necmettin Erbakan University Turkey, Prof Madya Afandi Bin Salleh dari Universitas Sultan Zainal Abidin Malaysia, dan Prof Ismail Suardi Wekke dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sorong.

Taufan mengatakan, pihaknya memberikan dukungan dan apresiasi kepada Umpar, yang telah secara nyata memperlihatkan perkembangan dunia pendidikan di Kota Parepare.

“Kehadiran Umpar di bawah kepemimpinan Prof Siri Dangnga, telah memperlihatkan kinerjanya yang luar biasa, dalam membantu kemajuan Parepare,” tuturnya.

Jika berbicara penelitian, kata Taufan, itu adalah upaya pengumpulan informasi dan data secara sistematis, untuk sebuah ilmu pengetahuan.

“Jika sebuah kampus tidak ada penelitian, maka pengembangan dalam kampus tidak bisa mengikuti perkembangan zaman yang ada,” katanya.

Pemerintah, lanjut Taufan, telah berupaya agar tidak tertinggal dengan daerah lain. Pihaknya bangga bisa hadir sebagai pembicara dalam seminar internasional ini. “Umpar sudah diperhitungkan baik secara nasional dan internasional dan tentunya kita semua bangga akan hal itu,” jelasnya.

Adanya seminar ini, merupakan suatu momen yang paling berharga dan penting bagi pemerintah. Karena, kata dia, Pembangunan di Parepare tak lepas dari pendekatan akademik.

“Ini juga suatu jawaban bahwa mitra Pemerintah Kota Parepare dan Umpar harus terjaga, serta dtingkatkan dari waktu ke waktu,” jelasnya. (***)


div>