SABTU , 22 SEPTEMBER 2018

Taufan Tiro Dituntut 13 Tahun Penjara

Reporter:

Editor:

faisalpalapa

Rabu , 29 Maret 2017 20:12
Taufan Tiro Dituntut 13 Tahun Penjara

Ilustrasi.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut 13 tahun penjara mantan anggota Komisi V DPR, Andi Taufan Tiro.
Jaksa Abdul Basir mengatakan selain dituntut penjara 13 tahun, politikus Partai Amanat Nasional (PAN) juga dituntut membayar denda Rp 1 miliar dengan subsider 6 bulan kurungan.

“Menuntut agar majelis hakim menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan korupsi secara bersama-sama sesuai dalam dakwaan pertama,” ujar Abdul Basir di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (29/3).

Andi juga dinilai jaksa tidak mendukung terhadap pemerantasan korupsi di Indonesia. Dia juga telah terbukti menyalahgunakan wewenang sebagai anggota legislatif dengan memperkaya dirinya sendiri. “Berdasarkan uraian yuridis berkesimpulan terdakwa bersalah dalam dakwaan pertama,” katanya.

Oleh sebab itu, menurut Jaksa Andi telah terbukti menerima suap sebesar Rp 7,4 miliar dalam kasus terkait program aspirasi untuk proyek di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Uang Rp 7,4 miliar tersebut diberikan agar Andi guna menyalurkan program aspirasinya dalam bentuk proyek pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) IX Maluku dan Maluku Utara.

Dari uang total Rp 7,4 miliar, Andi menerima suap sebanyak dua kali oleh seorang Direktur Utama PT Windhu Tunggal Utama Abdul Khoir. “Sebesar Rp 3,9 miliar dan 257.661 dollar Singapura, atau Rp 2,5 miliar,” ungkapnya.

Kemudian, Andi menerima 101.807 dollar Singapura, atau senilai Rp 1 miliar dari Direktur Utama PT Martha Teknik Tunggal, Hengky Poliesar.

Sementara itu juga telah terbukti melanggar Pasal 12 huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP.(cr2/JPG)


div>