SELASA , 22 JANUARI 2019

Teliti Sumberdaya Air Minum, Antar Zakir Sabara Sandang Predikat Doktor di UBM

Reporter:

Iskanto

Editor:

Rabu , 05 Desember 2018 19:23
Teliti Sumberdaya Air Minum, Antar Zakir Sabara Sandang Predikat Doktor di UBM

int

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Dekan Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Zakir Sabara resmi meraih predika akademik tertinggi pada Program Doktor Ilmu Lingkungan Pascasarjana Universitas Brawijaya Malang, Rabu (5/12/2018).

Gelar itu, Zakir sandang setelah Ia berhasil mempertahankan disertasinya bertajuk “Pendekatan Robust Decision-Making dalam perencanaan Sumberdaya air untuk air minum di kota Makassar”.

Zakir dalam rangkuman disertasinya mengangkat masalah yang dihadapi PDAM kota Makassar dalam pengelolaan sumberdaya air.

Menurutnya, air minum beberapa tahun terakhir adalah kurangnya pasokan air baku, menurunnya kualitas air baku, keadaan infrakstrutur, pembiayaan, dan kerentanan akibat perubahan iklim masa depan yang tidak pasti.

“Pihak pengelola dan pemangku kepentingan menghadapi persoalan dalam pengambilan keputusan terkait pengelolaan dan penentuan arah kebijakan perusahaan,” kata Zakir.

Kajian ini diharapkan membantu pihak pengelola dalam pengambilan keputusan yang adaptif dan robust, dibutuhkan kajian akademik lintas disiplin dan sektoral.

Dengan fokus dan tujuan pada pemanfaatan pendekatan Robust Decision-Making (RDM) dalam perencanaan sumberdaya air untuk air minum di kota Makassar.

“Ada beberapa masalah yang dihadapi PDAM, diantaranya, pasokan air baku dan kualitas air,” tuturnya.

Pria kelahiran Ujung Lamuru, kabupaten Bone 1975 ini, menambahakan dibutuhkan kajian akademik lintas disiplin dan sektoral dengan fokus dan tujuan pada pemanfaatan pendekatan Robust Decision-Making (RDM) dalam perencanaan sumberdaya air untuk air minum di Kota Makassar.

“Untuk itu, penelitian disertasi ini menggunakan pendekatan Robust Decision-Making (RDM) berbasis kualitatif dan kuantitatif untuk menganalisis, mengevaluasi, merancang dan menetapkan strategi kebijakan dalam perencanaan pengelolaan sumberdaya air,” kata dia.

Atas pelitiannya, dia berharap ada lahir kebijakan subsidi terhadap konsumsi air bersih antarberbagai kelompok konsumen, kebijakan jasa, lingkungan, rekonstriksi pola perilaku konsumsi terhadap air bersih.

“Semoga ada kebijakan dalam manajemen air bersih yang preverentif, dan penguatan paradigma air bersih,” harapnya.

Zakir menyampaikan ucapan terima kasih kepada Promotor dan Co-Promotor yang hadir, tidak hanya itu, zakir juga menambahkan ucapan terima kasih kepada semua pihak.

Hadir sebagai promotor Prof. Dr. Ir. Soemarno, M.S., dan ko-promotor Amin Setyo Leksono, S.Si.,M.Si., Ph.D.,M.S. dan Dr. Ir. H. Andi Tamsil, M.S. (Suryadi)


Tag
div>