KAMIS , 20 SEPTEMBER 2018

Temu dan Dialog Bisnis Saudagar Bugis Makassar Digelar Juni

Reporter:

Editor:

irsad ibrahim

Rabu , 23 Mei 2018 19:08
Temu dan Dialog Bisnis Saudagar Bugis Makassar Digelar Juni

int

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) ke 18 kembali akan digelar 23-24 Juni di Grand Clarion Hotel Makassar. Kegiatan akbar ini merupakan salah satu hajatan tahunan pengurus BPP KKSS bekerja sama pemerintag provinsi Sulsel dan kamar dagang dan industri daerah Sulsel.

Ketua Panitia Pelaksana PSBM ke 18 H. Andi Rukman N Karumpa, mengatakan, salah satu pemikiran diselenggaraknnya PSBM tersebut untuk membagi pengalaman, pertukaran pendapat meyangkut dimensi bisnis dengan segala permasalahan dan tantangannya yang dikemas dalam pertemuan silaturahmi dan halal bihalal.

“PSBM digagas Jusuf Kalla sejak tahun 1994-1995. Kegiatan ini merupakan ajang media komunikasi dan pertemuan para saudagar Bugis Makassar yang kini sudah tersebar di seluruh daerah provinsi hingga luar negeri. Mereka akan diundang untuk bertemu, kenalan, dan saling merintis dan mengembangkan berbagai jenis usaha,” ungkapnya.

Kegiatan ini akan diisi dengan dialog bisnis dan pembangunan untuk Provinsi Sulsel, pemerintah pusat, pemerintaj provinsi dan saudagar Bugis Makassar, Halal bihalal dan ramah tamah antar pengurus, seni dan hiburan rakyat kuliner serta wisata. “diharapkan agar kegiatan ini dapat berjalan lancar dan sukses dan diberkahi Allah SWT,” ujarnya.

Saudagar Bugis Makassar (Mandar dan Toraja) sendiri merupakan entitas masyarakat yang turut berkiprah membangun negara dan bangsa sejak lampau. Dari masa ke masa, keberadaan para saudagar mampu bertahan menghadapi berbagai tantangan zaman.

“Meskipun saudagar Bugis Makassar umumnya berbisnis secara konvensional, namun digitilasi bisnis adalah sesuatu yang niscaya. Sejumlah saudagar Bugis Makassar khususnya kaum muda mampu membuktikan tantangan ini melalui usaha rintisan berbasis teknologi data dan kecerdasan buatan.

Inilah yang dimaksud “Spirit Saudagar” yang selalu didengungkan M. Jusuf Kalla, selaku pencetus PSBM.(mg07).

 


div>