RABU , 17 OKTOBER 2018

Temuan KPU Parepare Bertambah, 80 ASN Terdaftar di Parpol, Diduga Dicaplok

Reporter:

Editor:

Niar

Jumat , 10 November 2017 19:45
Temuan KPU Parepare Bertambah, 80 ASN Terdaftar di Parpol, Diduga Dicaplok

Ilustrasi

PAREPARE, RAKSUL.COM- Dalam proses verifikasi faktual yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Parepare terkait keanggotaan Partai Politik (Parpol), KPU Parepare menemukan 974 keanggotaan yang dinyatakan ganda. Selain itu, KPU juga menemukan 80 keanggotaan yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS dan tiga keanggotaan yang dinyatakan belum cukup umur atau di bawah 17 tahun.

Informasi ini diungkap Divisi Hukum KPU Parepare, Hasruddin Husain saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat, (10/11/2017.

“Sampai dengan hari ini KPU Parepare sudah melakukan kegiatan klarifikasi. Terdapat 974 keanggotaan yang ditemukan ganda dan telah kita lakukan verifikasi faktual di lapangan, mudah-mudahan bisa selesai dan akan kita lanjutkan dengan klarifikasi administrasi dalam bentuk keanggotaan parpol yang terindikasi sebagai ASN sebanyak 80 orang, dan tiga orang di bawah umur 17 tahun,” ungkap Hasruddin.

Mengenai 80 ASN yang terdeteksi dalam keanggotaan, Hasruddin menyimpulkan, jika pada umumnya nama-nama ASN tersebut dicaplok oleh Parpol, tanpa mengonfirmasi terlebih dulu kepada yang bersangkutan.

“Kuat dugaan seperti itu, jadi kalau dicermati ASN tidak mungkin mau didaftar dalam keanggotaan Parpol karena kode etik ASN. Saat ‘head to head’, kami banyak mendapatkan jawaban dari warga yang katanya tidak tahu jika dirinya terdaftar dalam keanggotaan Parpol yang bersangkutan, jadi namanya dicaplok saja,” ungkap Hasruddin.

Sementara dua Petinggi Parpol yang ditemui di ruang kerja Hasruddin mengaku, jika dalam perekrutan keanggotaan, pihaknya mengklaim tidak mencaplok nama, apalagi yang berprofesi sebagai ASN.
“Waktu pendaftaran keanggotaan, kami ada pengurus di Kecamatan yang melakukan pendaftaran, jadi mereka tahu warganya. Namun kita akui, bahwa keanggotaan di PBB, kami tidak suka selektif,” aku Asnal Noncy, Sekretaris DPC PBB Kota Parepare.

Senada, Ketua DPC PPP Kota Parepare, Jamaluddin juga mengaku masih menunggu hasil verifikasi faktual KPU untuk melakukan perbaikan.
“Kami masih menunggu hasilnya dari KPU. Terkait perekrutan keanggotaan, kami selalu menekankan kepada Pengurus agar tidak memasukkan nama keanggotaan bagi yang berprofesi ASN. Jadi memang penekanan kami demikian,” pungkas Jamaluddin. (Nia)


Tag
  • KPU Parepare
  •  
    div>