Selasa, 25 Juli 2017

Terapkan SISKEUDES, BPKP Undang Bupati Gowa Ketemu Presiden

Kamis , 18 Mei 2017 16:57
Penulis :
Editor   : Ashar Abdullah
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan saat menerima pengarahan presiden dalam Rapat Koordinasi Nasional Pengawasan Intern Pemerintah Tahun 2017, di istana Presiden, Kamis (18/5). Foto: ist
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan saat menerima pengarahan presiden dalam Rapat Koordinasi Nasional Pengawasan Intern Pemerintah Tahun 2017, di istana Presiden, Kamis (18/5). Foto: ist
JAKARTA - Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, nampaknya tak main-main dalam penerapan sistem pengelolaan keuangan yang akuntabel. Dalam hal pengelolaan keuangan desa misalnya, Adnan sudah menerapkan Aplikasi Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES) di desa-desa se-Kabupaten Gowa.

Atas penerapan SISKEUDES itu juga, bupati termuda di Indonesia Timur ini diundang Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) pusat untuk bertemu Presiden RI, Joko Widodo, di istana Presiden, Kamis (18/5). Undangan itu dalam rangka menerima pengarahan presiden dalam Rapat Koordinasi Nasional Pengawasan Intern Pemerintah Tahun 2017.

Dalam undangan menghadiri Rakornis itu, Bupati Gowa juga diminta mengikut sertakan Kepala Inspektorat, Ketua Asosiasi Pemerintah Desa (APDESI) Kabupaten yakni Kades Bili-bili serta satu kepala desa penyelenggara terbaik SISKEUDES, yakni Kades Julubori. Diketahui Bupati Gowa satu-satunya kepala daerah dari Sulsel dan salah satu kepala daerah dari 14 kepala daerah yang diundang dalam Rakornis tersebut.

Sebelum ke Istana Negara sendiri, peserta Rakornis ini mengikuti pengarahan dari beberapa menteri Kabinet Kerja, di Kantor Pusat BPKP. Menteri yang hadir memberikan pengarahan diantaranya, Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Asman Abnur, Menteri Desa Pembangunan Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo dan Wakil Menteri Keuangan, Mardiasmo.

Selain para menteri tersebut hadir juga memberikan pengarahan pimpinan KPK, Alexander Marwata, dan Kepala BPKP, Ardan Adiperdana.

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, mengungkapkan, dana desa di Gowa sendiri memang telah dicairkan di 110 desa dari 121 desa yang ada. "11 desa lainnya sementara pengusulan," katanya.

Keberhasilan Gowa dalam penerapan SISKEUDES, lanjutnya, karena mampu menerapkan 7 langkah operasional penerapan SISKEUDES dari BPKP. Tujuah langka tersebut yakni pembentukan admin kabupaten dan koordinator kecamatan, sudah adanya sinkronisasi antara peraturan bupati dengan regulasi pengelolaan keuangan desa, pelatihan SISKEUDES yang efektif, adanya forum komunikasi via media sosial, adanya klinik SISKEUDES, monitoring berkala dan terjalin baiknya koordinasi dan komunikasi dengan tim perwakilan BPKP di daerah.