SABTU , 23 JUNI 2018

Terdakwa Kasus Bandara Ditutut 10 Tahun Penjara

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Rabu , 14 Juni 2017 13:23
Terdakwa Kasus Bandara Ditutut 10 Tahun Penjara

Ilustrasi. foto: net

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Terdakwa kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pembebasan lahan perluasan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Siti Rabiah kembali menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Makassar, Selasa (13/6).

Kali ini, sidang diagendakan dengan pembacaan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap terdakwa, Siti Rabiah.

Dalam sidang ini, JPU menyatakan terdakwa terbukti secara meyakinkan telah turut serta melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama sehingga mengakibatkan timbulnya kerugian negara sebesar Rp317 miliar.

“Menyatakan terdakwa terbukti bersalah dan ikut serta melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama,” ujar JPU, Kamaria di hadapan Majelis Hakim, Kemal Tampubolon diberitakan Rakyat Sulsel, Rabu (14/6).

Ia mengatakan bahwa terdakwa telah terbukti secara meyakinkan melanggar Pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 Undang-undang Tipikor, jo pasal 55 ayat (1) KUHP. JPU menuntut terdakwa pidana 10 tahun penjara, denda Rp200 juta subsider 6 bulan kurungan.

Selain itu, kata Kamaria, terdakwa juga diwajibkan untuk membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp1,37 miliar.

“Apabila dalam waktu satu bulan, uang pengganti tidak dikembalikan setelah berkekuatan hukum tetap. Maka akan diganti dengan pidana 6 bulan kurungan,” ungkap Kamaria.

[NEXT-RASUL]

Sementara itu, Kuasa Hukum ST Rabiah, Agung tidak berkomentar banyak terkait tuntutan jaksa tersebut.

“Kami langsung akan mengajukan pembelaan secara tertulis, pada persidangan berikutnya,” ungkapnya.

Ia mengatakan, pihaknya langsung membacakan nota pembelaannya, pada sidang Rabu (14/6) agar proses hukum kliennya cepat selesai. (***)

 


div>