SELASA , 25 SEPTEMBER 2018

Terminal Daya Bakal Jadi Milik Pusat

Reporter:

Armansyah

Editor:

asharabdullah

Senin , 28 Mei 2018 11:00
Terminal Daya Bakal Jadi Milik Pusat

Ilustrasi Terminal Regional Daya (TRD) Makassar.

*Retribusi Tetap Ke Pemkot

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Wacana peralihan kepemilikan Terminal Regional Daya, kembali berhembus. Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar diketahui telah beberapa kali berkonsultasi dengan Dirjen Perhubungan RI, Budi Setiadi. Hasil sementara dapat dikatakan bahwa dalam waktu dekat terminal yang merupakan milik Pemkot Makassar tersebut, bakal diserahkan ke pemerintah pusat.

Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Makassar, Syamsu Rizal MI mengatakan, bahwa pengelolaan Terminal Daya sudah dikomunikasikan dengan pusat, termasuk pengembangan kota dan memaksimalkan angkutan umum yang ada di Kota Makassar.

“Kemungkinan besar, Terminal Daya akan hilang (diambil pusat). Memang kajian teknis (pemindahan) belum ada, tapi tahun ini terakhirmi (dikelola PD Terminal),” ungkap Syamsu Rizal MI, Minggu (27/5).

Meski nantinya Terminal Daya dikelola langsung oleh pemerintah pusat, lanjut Deng Ical, sapaan akrabnya, akan tetapi pajak bahkan termasuk retribusi tetap akan masuk dan menjadi milik pemerintah Kota Makassar. Artinya, pemerintah kota tetap berusaha agar tidak ada yang dikorbankan dengan adanya pemindahan tersebut.

“Yang jelas tidak adaji dikorbankan, termasuk potensi pendapatan Makassar, karena retribusi dan pajak tetap Pemkot yang terima,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar, Mario Said mengaku, bahwa pemindahan kepemilikan Terminal Daya ke pusat masih sementara dalam kajian. Meski begitu, soal pengalihan kepemilikan tersebut juga tak ditampiknya, sebab sudah ada petunjuk dari Dirjen Perhubungan RI.

“Secara teknis akan dibicarakan, yang jelas Dirjen menginginkan (pemindahan kepemilikan Terminal Daya ke pusat) segera diselesaikan. Memang ada permasalahan di dalamnya karena masih ada PD Terminal dan KIK, itu yang secara teknis masih perlu dibicarakan,” jelas Mario Said.

Ia mengatakan bahwa Dirjen akan mengundang kembali Pemkot dalam hal ini PD Terminal, untuk mengkonsultasikan pemindahan Terminal Daya tersebut.

“Termasuk sumber daya manusia yang bekerja di PD Terminal akan dibicarakan. Kita harap mereka tetap bekerja disana,” harap Mario Said.

Terpisah, Dirut PD Terminal, Imran Samad, mengaku pasrah jika pemerintah kota menyerahkan Terminal Daya ke pemerintah pusat. Hanya saja ia berharap staf tetap bekerja di Terminal Daya.

“Kita dikasi waktu ini tahun, tapi kan diambil tidak mudah begitu saja karena itukan aset Pemkot, cuman sekarang pelaksanaannya masih dikuasai KIK. Tapi kalau memang harus diambil Kemenhub, kita harus legowo karena memang Kemenhub punya otoritas menindaki angkutan umum nakal,” katanya.

Ia pun mengapresiasi Plt Walikota Makassar, Syamsu Rizal MI, yang menegaskan jika pemindahan kepemilikan nanti ke pusat, tidak mempengaruhi staff dan karyawan yang bekerja di sana.

“Saya salut sama Plt Walikota, yang masih memikirkan tenaga kerja di PD Terminal untuk diberdayakan kembali,” ucap Imran Samad.(*)


div>