SABTU , 20 OKTOBER 2018

Ternyata, Napi Lapas Klas II Parepare Bebas Pakai Handphone di Bui

Reporter:

Editor:

Azis Kuba

Selasa , 26 Januari 2016 21:04

PAREPARE,RAKYATSULSEL.COM – Setelah diketahui ada Narapidana yang bisa mengancam wartawan dari dalam penjara, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II Parepare pun digeledah. Hasilnya para sipir menemukan puluhan handphone milik napi beredar di dalam sel.

Kepala Lapas Klas II Kota Parepare, Indra Setya Budi mengatakan terkait ancaman pembunuhan oleh Johan dari dalam Lapas, akhirnya pihaknya melakukan razia ke tiap sel. Hasilnya, ditemukan puluhan handphone milik narapidana.

Handphone ini diselundupkan ke dalam rutan. Ironisnya handphone handphone itu diketahui sipir. “Memang petugas kita yang nakal. Nama-nama yang nakal itu sudah ada dan akan dijatuhi sanksi berat,” kata Indra, Selasa (16/1/16).

Selain itu, ditemukan juga sejumlah kartu SIM Card yang masih aktif yang biasa digunakan narapidana untuk menelpon. “Kita melakukan pemeriksaan yang ketat, dan menemukan beberapa SIM Card aktif. Itu semua nomor milik napi. Mereka menyewa HP petugas jaga hingga Rp50 ribu dan mengganti kartunya untuk menelpon,” katanya.

Ia pun yakin, jika praktik ilegal tersebut bukan hanya dilakukan oleh satu petugasnya itu.

Sebelumnya diberitakan, Johan, narapidana Lapas kelas II Kota Parepare, Kota Parepare dilaporkan oleh wartawan Koran Sindo Darwaty ke kantor Polres Parepare atas dugaan ancaman kepada sejumlah wartawan di Kota Parepare pada Sabtu, 23 Januari 2016.

Darwaty mengatakan, dirinya ditelpon oleh Johan dan diancakm akan membunuhnya karena telah memberitakannya dalam menjalankan aksi sebagai bandar narkoba meskipun ia berada dalam tahanan.

Darwaty mengatakan ancaman itu dilakukan dilakukan Johan melalui telepon pada tanggal 21 Januari 2016.


div>