MINGGU , 23 SEPTEMBER 2018

Ternyata, Penyidik Bareskrim Merekam Adegan Penangkapan BW

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Sabtu , 24 Januari 2015 10:48

JAKARTA, RAKYATSULSEL.COM – Mabes Polri menekankan tidak ada yang salah dalam tindak penangkapan terhadap Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto alias BW, oleh aparat Bareskrim Polri, pada Jumat pagi (23/1).

“Berdasar Undang-Undang No. 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana, penyidik Polri diperbolehkan menggunakan kewenangannya menangkap seorang tersangka untuk kepentingan penyidikan,” tegas Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Ronny Sompie, dalam diskusi “Drama KPK-Polri” di Cikini, Jakarta, Sabtu (24/1).

Dia lanjutkan, dasar dari penangkapan adalah bukti permulaan yang cukup dan perintah pimpinan penyidik. Dengan dasar itu penyidik lakukan penangkapan dan teknis penangkapan tergantung situasi lapangan.

Ronny menanggapi rumor tindakan tidak etis yang dilakukan penyidik Bareskrim ketika penangkapan BW di kawasan Depok. Dia tegaskan bahwa ada bukti rekaman penangkapan yang dipegang oleh penyidik dan bisa dibuka kepada publik.

“Mekanisme penangkapan ini tentu bisa diawasi melalui rekaman. Penyidik merekam semua kegiatan penangkapan ketika dilakukan, sehingga terlihat apakah proporsional , berlebihan, tidak beretika atau melanggar etika?” ungkapnya.

Dia menambahkan, jika ada tindakan tidak etis yang dilakukan penyidik kepolisia, hal itu bisa digugat lewat lembaga pengadilan negeri (pra peradilan).

“Sangat terbuka bagi tersangka untuk melakukan protes, tentu lewat mekanisme hukum, lewat lembaga pengadilan negeri,” tegasnya. [rmol]


div>