MINGGU , 18 NOVEMBER 2018

Ternyata sudah dua Kali tim NH-Azis Rekayasa Komentar Jayadi Nas

Reporter:

Suryadi Maswatu

Editor:

MA

Kamis , 31 Mei 2018 22:58
Ternyata sudah dua Kali tim NH-Azis Rekayasa Komentar Jayadi Nas

Jayadi Nas

MAKASSAR,RAKYATSULSEL.COM – Pernyataan pun bisa “dikorupsi”. Seperti itulah yang dialami oleh Jayadi Nas. Dosen Unhas ini mengaku sama sekali tak pernah mengeluarkan pernyataan yang menyudutkan JSI soal hasil survei yang mengunggulkan IYL-Cakka.

Merasa dirugikan dengan pernyataan yang mengatasnamakan namanya, Jayadi memberi klarifikasi. Baik ke group WA, maupun kepada wartawan.

Mantan ketua KPU Sulsel ini, secara tegas membantah tak pernah mengeluarkan statement tentang survei JSI. Ia menuding kubu NH-Aziz yang memanfaatkannya untuk menyerang IYL-Cakka.

Parahnya, lanjut Jayadi, bukan kali ini saja pihak kubu NH-Aziz melakukan hal tercela tersebut. Pasca debat Pilgub pertama di Sulsel Maret lalu dirinya telah membuat juga (rilis berita) rekayasa narsum atas nama dirinya (Jayadi) yang memuji penampilan serta pemaparan program NH-Aziz. Padahal itu tidak benar karena dirinya tak pernah berkomentar soal itu.

“Ini merupakan kedua kali, ada tim paslon merekayasa atas nama saya sebagai narsum. Padahal itu tidak benar. mereka tidak paham pendidikan politik, perilaku memanfaatkan nama orang sebagai narsum tidak mencerminkan adat orang Bugis Makassar,” katanya.

Jayadi menegaskan sangat keberatan dengan pemberitaan di medsos mengatasnamakan dirinya sebagai narsum. Oleh sebab itu, lanjut dia. Masih memaafkan karena bulan puasa. Namun jika terulang ketiga kali maka, dirinya akan menempuh proses hukum.

“Untuk saat ini saya belum pikirkan proses hukum karena puasa. Tapi jika terulang ketiga kali. Saya akan tempuh hukum,” tegasnya.

Sebelumnya, Jayadi membaca pemberitaan jika dirinya menyerang survei JSI. Sehingga dirinya membuat statement klarifikasi di publik melalui grup WhatsApp.

“Assalamualaikum. tabe semua. izinkan sy klarifiksi supaya tdk menimbulkan fitnah dan kesalahpahaman. demi Allah sy tdk pernah menyampaikan statement sbg mana rilis yang dibuat oleh org tdk bertanggung jawab ttg JSI. Mereka telah berhasil membuat kita saling fitnah. tks (jayadi),” tulis Jayadi di berbagai Grup WhatsApp.

Seperti diketahui, satu bulan terakhir jelang pencobloson pilgub sulsel, JSI merilis survei yang menempatkan pasangan IYL Cakka teratas disusul pasangan NA ASS disusul NA-Azis dan Agus TBL diposisi paling buncit.

Sesuai data, tingkat keterpilihan atau elektabilitas pasangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) berada di posisi pertama. Duet nomor urut 4 yang maju lewat usungan koalisi rakyat atau independen, memiliki elektabilitas 29,8 persen.

Sedangkan di posisi kedua ditempati Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (NA-ASS) yang mengantongi dukungan 26,1 persen. Disusul di posisi ketiga, adalah Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) 20.0 persen. Sementara Agus Arifin Nu’mang-Tanribali Lamo (Agus-TBL) hanya 7,1 persen.


Tag
div>