MINGGU , 23 SEPTEMBER 2018

Ternyata Ucapan Ini yang Buat Sejken FUI Jadi Tersangka Makar

Reporter:

Editor:

faisalpalapa

Minggu , 02 April 2017 09:26

RAKYATSULSEL.COM – Polisi menetapkan Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al-Khaththath sebagai tersangka pemufakatan makar. Ternyata, seruan Khaththath untuk menggeruduk DPR saat rapat aksi 313 menjadi alasan polisi untuk menetapkan tersangka.

Hal itu diungkapkan anggota tim Advokat Pembela Ulama Dahlia Zein kepada wartawan di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Sabtu (1/4)

“Kalau untuk Kiyai Al-Khaththath katanya ada terbukti ada pemufakatan makar. Ada pada saat rapat, KH Al-Khaththath ini memang beliau agak keras, orangnya keras, jadi beliau ada pernyataan ‘ya udah kita geruduk saja itu DPR’ nah itu dia,” beber Dahlia.

Meski demikian, menurut Dahlia, kata-kata menggeruduk DPR hanyalah ucapan spontanitas Al-Khaththath. Pasalnya, pada aksi yang dikenal dengan aksi 212 beberapa bulan lalu, kawasan istana diblokade aparat polisi.

“Karena kita lihat saat aksi 212, itu jalannya banyak yang ditutup untuk akses ke istana ditutup, jadi ya sudah kita duduk-duduk aja, nah itu dia. Saya nggak tahu (statementnya) saat rapat ke satu atau ke dua,” kata Dahlia.

Selain alasan spontanitas, teriakan itu kata Dahlia disampaikan Al-Khaththath hanya untuk menyemangati peserta aksi. “Jadi kan biasa kalau mau bubar rapat untuk semangati umatnya yang mau ikut, ada istilah kata-kata revolusi jihad seperti yang diviralkan,” ujar Dahlia. (san/rmol/yuz/JPG)


Tag
div>