SABTU , 20 JANUARI 2018

Tersangka Dugaan Korupsi Dana Kemahasiswaan UIN Sudah Tetapkan

Reporter:

Editor:

Azis Kuba

Kamis , 29 Januari 2015 20:51

MAKASSAR,RAKYATSULSEL.COM – Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar telah menetapkan tersangka kasus dugaan korupsi dana kemahasiswaan di Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri (UIN) Makassar yang diduga menyebabkan kerugian negara hingga ratusan juta rupiah.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulselbar, Rahman Morra, membenarkan hal tersebut bahwa penyidik telah menetapkan tersangka dalam kasus tersebut. “Sudah ada tersangkanya, “jelasnya.

Namun, Rahman, enggan membeberkan pihak yang telah menjadi tersangka tersebut. Pihaknya beralasan hal tersebut dilakukan agar tidak mengganggu proses penyidikan. “Kami belum bisa beberkan namanya, karena nanti akan mengganggu proses penyidikan, tapi nanti pasti akan kita beritahukan, “ujarnya.

Rahman menjelaskan, kasus dugaan penyelewengan dana kemahasiswaan itu terjadi pada tahun 2013. Dalam kasus ini, penyidik menemukan adanya dana yang dicairkan bendahara yang menjabat saat itu, Sophian, sebesar Rp300 juta. Dana tersebut diperuntukkan untuk kegiatan mahasiswa serta pengadaan perlengkapan kantor Fakultas Sains, namun diduga tidak digunakan sebagaimana mestinya. Dana tersebut diduga digunakan untuk kepentingan pribadi.

Bekas bendahara, Sophian diduga telah mencairkan dana itu tanpa sepengetahuan pimpinan fakultas. Belakangan tindakan tersebut bocor setelah pimpinan fakultas mengecek dana kas di bagian keuangan.

Dalam kasus ini, penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa pejabat Fakultas Sains. Salah satunya mantan Bendahara, Sophian.


div>