• Jumat, 29 Agustus 2014
Iklan | Privacy Policy | Redaksi | Citizen Report

Tersangka Kasus Suap Daging Impor, Apakah inisial LHI itu Lutfi Hasan Ishaaq?

Rabu , 30 Januari 2013 21:54
Total Pembaca : 545 Views

JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan, anggota DPR berinisial LHI terlibat dalam praktek suap terkait impor daging sapi.

Hal tersebut disampaikan oleh juru bicara KPK, Johan Budi SP saat menggelar jumpa pers di gedung KPK, malam ini.

Dari hasil gelar perkara yang baru selesai, Johan mengatakan pihaknya telah menemukan dua alat bukti untuk menjerat LHI dan AF. “AF dan LHI diduga melanggar pasal suap,” kata juru bicara KPK Johan Budi SP di kantornya, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta.

Johan mengatakan, uang diserahkan oleh dua orang berinisal JE dan AAE dari PT Indoguna Utama ke AF, orang dekat anggota DPR tersebut. Penyerahan uang digelar di kantor PT Indoguna Utama di kantornya.

“Kami sudah menyimpulkan bahwa kita menemukan dua alat bukti yang cukup berkiatan dengan dugaan suap yang dilakukan oleh JE dan AAE kepada LHI,” jelasnya.

Dari informasi yang berkembang, inisial LHI nama anggota DPR adalah inisial anggota DPR dari fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Lutfi Hasan Ishaaq yang juga Presiden PKS.

Johan juga memastikan, para tersangka adalah AAE dan JE yang memberikan suap. Sementara AF dan anggota DPR LHI sebagai penerima suap. Seorang sumber juga memastikan, LHI adalah inisial Luthfi Hasan Ishaaq.

“AAE dan JE diduga melanggar pasal 5 ayat 1 atau pasal 13, kemudian AF dan LHI diduga melanggar pasal 12 A atau B,” ujarnya.

Sebelumnya, KPK berhasil menangkap tiga orang yang diduga terlibat dalam suap kuota impor daging di Kementerian Pertanian. Proyek itu diduga melibatkan Menteri Pertanian Suswono dan Presiden PKS Lutfi Hasan Ishaaq. Suswono sudah membantah terlibat. Adapun Luthfi masih enggan menanggapi hal tersebut.

Dalam kasus ini, KPK berhasil menyita alat bukti uang sebanyak Rp 1 miliar saat menangkap JE dan AAE dari PT Indoguna. Keduanya tertangkap tangan memberi suap sejumlah uang kepada AF yang diduga terkait anggota DPR LHI.”Ditemukan uang Rp 1 miliar dalam bentuk pecahan seratus ribu,” jelas Johan Budi

Uang Rp 1 miliar itu ditemukan di jok belakang mobil kursi AF yang dekat dengan LHI. KPK sudah mengamankan barang bukti dan melakukan gelar perkara dalam kasus ini. Informasi yang beredar LHI ini yakni Luthfi Hasan Ishak.

KPK melakukan penangkapan AF dan seorang wanita M pada Selasa (29/1) malam pukul 20.20 WIB di sebuah hotel di Jakarta. Sedang JE dan AAE diamankan di sebuah rumah di Cakung.