SABTU , 22 SEPTEMBER 2018

Tertangkap Mesum di Hotel, Pria Ini Mengaku Gagal Insaf

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Senin , 17 April 2017 11:25
Tertangkap Mesum di Hotel, Pria Ini Mengaku Gagal Insaf

Dua sejoli yang ditangkap karena mesum dan membawa narkoba di hotel kelas melati. (Joko/Samarinda Pos)

RAKYATSULSEL.COM – Satpol PP Samarinda menggerebek sebuah hotel kelas melati di Jalan Gatot Subroto, Samarinda, Sabtu (14/4) sekitar pukul 02.30 Wita kemarin.. Mereka mendapati sepasang kekasih yang tengah ngamar di sana.

Tak mampu menunjukkan bukti nikah, Samsul Rizal (29) warga Jalan Kemakmuran dan Mahda (32) warga Jalan Damanhuri, makin tak berkutik. Petugas akhirnya melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap keduanya.

Tas dan barang bawaan diperiksa. Sudut-sudut ruang kamar tak luput dari penyisiran kala itu. Petugas mencium gelagat yang tidak beres dengan keduanya. Terlebih, di kamar itu banyak korek gas yang berserakan di lantai.

Benar saja, sebuah alat isap sabu (bong, red) ditemukan di dalam lemari. Setelah diperhatikan masih terdapat sisa sabu di dalam bong tersebut.

Tertangkap basah, sejoli ini tak bisa mengelak. Sesekali keduanya meminta belas kasihan petugas agar dibebaskan. Namun petugas tak bergeming dan tetap menggelandangnya ke markas Satpol PP Samarinda yang ada di Jalan Bugis, Samarinda Kota.

Dari pengakuan Samsul, dirinya memang sudah lama sebagai pemakai sabu, namun pernah direhabilitasi. Keinginannya untuk insaf selalu gagal lantaran tergoda bujukan teman-temannya. “Saya sebenarnya mau berhenti, tapi selalu enggak tahan jika ada yang menawari lagi,” tutur Samsul.

Lanjutnya lagi, Samsul mengatakan bahwa Mahda adalah kekasih yang akan segera dinikahinya. ”Dia calon istri saya,” katanya lagi.

Kasi Operasional dan Pengendalian Satpol PP Samarinda, M Teguh Setiawardana menjelaskan, kegiatan razia memang sudah menjadi agenda rutin pihaknya. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi maraknya kriminalitas terutama penyalahgunaan narkoba dan minuman keras (miras). ”Kita amankan dua orang yang tidak memiliki ikatan sah suami istri di dalam kamar hotel, dan bersamaan dengan itu kita temukan sabu dan alat hisapnya,” kata Teguh.

Selanjutnya, pihaknya akan menyerahkan keduanya ke pihak kepolisian untuk diproses lebih lanjut. ”Ini menjadi pelajaran bagi kita, bahwa narkoba sudah sangat meresahkan. Dan kita akan berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya untuk bersama memberantas peredaran narkoba, selain itu ini juga imbauan wali kota akan darurat narkoba,” tegasnya.


div>