JUMAT , 21 SEPTEMBER 2018

Tertunda, Konfercab PMII Makassar Menuai Sorotan

Reporter:

Editor:

Niar

Rabu , 15 Maret 2017 17:53

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM- Konferensi Cabang (Konfercab) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Makassar yang seyogiayanya dilaksanakan hari ini, Rabu, (15/3) tertunda tanpa alasan yang jelas.

Hal ini sontak menuai sorotan dari Sekretaris Umum PMII Makassar, Sahrul. Menurut Sahrul, ketidakjelasan agenda yang akan dilaksanakan Cabang PMII Makassar yang diketuai Basri dinilai cacat hukum dan akan menjadi perpecahan bagi kader PMII Makassar.

“Tanpa adanya rapat pleno Konfercab kembali ditunda, ini sudah membuktikan bahwa kegiatan tahunan yang ingin dihelat ini cacat hukum dan melanggar AD/ART serta pedoman organisasi PO PMII,” ujar Sahrul penuh kecewa.

Sahrul mengungkapkan kekesalannya lantaran Basri tidak melakukan rapat pleno bersama BPH PMII Makassar. “Mulai dari penunjukan Ketua Panitia yang bukan Pengurus cabang PMII Makassar, penentuan jadwal serta verifikasi pemilih dan penunjukan SC tanpa melalui mekanisme organisasi yang berlaku,” kesalnya.

Ditambah dengan beredarnya surat yang mengatasnamakan cabang yang ditandatangani oleh Ketua Umum dan PJS Sekum semakin memperkeruh suasana, kata Sahrul.

Sahrul juga mengatakan, adanya Penanggung Jawab Sementara (PJS) Sekum lagi-lagi tanpa melalui rapat pleno BPH PMII Makassar. “Ini mempermalukan PMII dengan ketidakpahamannya Ketua cabang terhadap mekanisme dalam organisasinya, organisasi ini seakan-akan milik pribadi,” terangnya.

Sampai hari ini polemik internal PMII Cabang Makassar semakin besar dengan beredarnya surat mosi tidak percaya yang dilayangkan oleh sejumlah BPH PMII Makassar yang ditandatangani Irfan baharuddin (ketua I), Ashari Bahar (ketua II), Sandra (Ketua III), Muh Sahrul (Sekertaris Umum), Arlan (Sekertaris II), Gunawan Songki (Sekertaris III), Kurniawan Andris (Bendahara Umum). (nia)


Tag
div>