SENIN , 22 OKTOBER 2018

Tidak Sepaham Lagi, Kelompok Santoso Terpecah Tiga

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Sabtu , 23 April 2016 11:47
Tidak Sepaham Lagi, Kelompok Santoso Terpecah Tiga

int

RakyatSulsel.com — Kelompok Mujahidin Inonesia Timur (MIT) pimpinan Santoso terpecah tiga. Hal itu terungkap setelah dua anggotanya, yakni Ibadurohman alias Ibad alias Amru dan Muhammad Sulaeman alias Sul alias Ifan tertangkap.

Keduanya tertangkap di Desa Padalembara, Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Jumat (15/4). Saat itu keduanya tengah kelaparan mencari makanan ke perkampungan penduduk.

Informasi yang dihimpun Radar Sulteng (Jawa Pos Group), kelompok Santoso sudah terpecah sejak beberapa waktu yang lalu. Penyebabnya, banyak di antara mereka tidak lagi sejalan dengan doktrin jihad Santoso.

Sehingga banyak ditemukan anggota Santoso muncul di wilayah yang jauh dari tempat persembunyian Santoso. Kepada Tim Satgas Tinambola, Ibad dan Ifan mengaku, Santoso alias Abu Wardah, terlihat pilih kasih antar sesama anggotanya.

Hal itu dibuktikan dengan pembagian makanan yang tidak merata. Ibad dan Ifan mendapatkan porsi makanan lebih sedikit dari porsi yang lainnya.

“Alasan inilah keduanya memisahkan diri dari Santoso dan turun ke rumah-rumah warga untuk meminta makanan. Kedua DPO (daftar pencarian orang) ini perannya saat bersama Santoso sebagai pengintai, menyiapkan makanan dan mencuci pakaian,” ujar Kabid Humas Polda Sulteng AKBP Hari Suprapto.

[NEXT-RASUL]

Sebelumnya Santoso sering menyatakan dalam perjuangan jihad anak serta istri harus ditinggal. “Kenyataannya, Santoso malah mengikutkan tiga perempuan yang merupakan istrinya, dua istri anggotanya Ali Kalora serta Basri alias Bagong,” kata Haris.

Menurut Hari, infromasi dari empat anak buah Santoso yang tertangkap hidup-hidup oleh aparat gabungan, istri-istri para pentolan MIT itu kadang menyusahkan. Semua keinginan istri mereka harus dituruti anak buah Santoso. (ndr/hsn/JPG)


div>