RABU , 13 DESEMBER 2017

Tidak Serius Relokasi Pedagang, Danny Panggil MTIR

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Senin , 02 Oktober 2017 12:45
Tidak Serius Relokasi Pedagang, Danny Panggil MTIR

Danny Pomanto, foto: mdfajar/rakyatsulsel

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Polemik relokasi Pasar Sentral hingga kini belum juga selesai. Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto menuding, pihak PT Melati Tunggal Inti Raya (MTIR) tidak serius merelokasi para pedagang.

Untuk menyelesaikan persoalan tersebut, Danny akan memanggil ulang pihak PT MTIR. Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar akan terus berupaya membantu pedagang. Apalagi, sumber masalah ada pada pihak MTIR, yang memberikan harga mahal.

“Saya akan memanggil ulang mereka (MTIR) dalam waktu dekat. Jika tidak diindahkan, maka saya akan keras kepada mereka,” kata Danny, Minggu (1/10) kemarin.

Ia menilai, MTIR tidak serius merelokasi pedagang untuk masuk ke dalam pasar. MTIR hanya memberi ruang untuk pedagang baru, sementara pedagang lama tidak diakomodir.

“Pokoknya kita akan bahas semua permasalahan yang ada. Saya lihat, pedagang kooperatif, bisa diajak kerjasama,” ujarnya.

Sebelumnya, Humas PT MTIR, Imran, menyatakan, pihaknya tidak pernah melakukan atau mempersulit para pedagang. MTIR juga sudah memberikan informasi dan sosialisasi kepada para pedagang.

“MTIR tidak pernah menghambat. Kami persilahkan, pedagang yang sudah memenuhi syarat administrasi untuk masuk,” tegasnya.


div>