RABU , 12 DESEMBER 2018

Tiga Bulan Menjabat, Sumarsono “Kenyang” Gelar Kehormatan di Sulsel

Reporter:

Al Amin

Editor:

Lukman

Senin , 16 Juli 2018 22:40
Tiga Bulan Menjabat, Sumarsono “Kenyang” Gelar Kehormatan di Sulsel

Soni Sumarsono

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Terhitung sejak dilantik sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) pada 19 April lalu, Soni Sumarsono yang juga menjabat sebagai Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri ini telah mendapat tiga gelar adat atau gelar kehormatan di Sulsel.

Gelar kehormatan pertama yang didapatnya dari masyarakat Jeneponto, pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-155 dengan gelar ‘Karaeng Jarre’ yang punya makna kuat dalam memegang komitmen.

Gelar kehormatan kedua, dari kerajaan Wajo ‘La Paturusi daeng Manrapi’ yang mempunyai makna sosok yang mampu menjadi pemersatu khususnya di Sulsel. Gelar tersebut diberikan pada saat acara Mattompang Arajag di Rumah Adat Atakkae, Kecamatan Tempe.

Dan Gelar kehormatan ketiga didapatnya dari kedatuan Luwu dengan rangkaian prosesi yang cukup panjang untuk pemberian gelar ‘Too Palinrungi’ yang bermakna sebagai insan pelindung dan pengayom negeri.

Sumarsono pun sangat menghargai atas semua penghargaan yang diberikan kepadanya.

“Terimakasih atas semua penghargaan ini. InsyaAllah saya akan menjaga marwah dan nilai-nilai moral yang tergantung didalamnya sebagai bagian dari masyarakat,” kata Sumarsono.

Dari tiga gelar itu, Sumarsono dinilai ‘kenyang’ dalam hal gelar kehormatan. Jabatannya sebagai Pj Gubernur Sulsel sendiri akan berakhir kurang lebih dua bulan lagi pada September mendatang. Serta akan kembali menjadi Dirjen Otda pada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). (*)


div>