JUMAT , 21 SEPTEMBER 2018

Tiga Hari Penantian Paslon Terpilih

Reporter:

Iskanto - Armansyah

Editor:

asharabdullah

Sabtu , 07 Juli 2018 10:00
Tiga Hari Penantian Paslon Terpilih

ILUSTRASI

* KPU Minta Tunggu Keputusan MK

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil perhitungan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada sejumlah kabupaten/kota di Sulsel oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) berlangsung lancar. Meski pada beberapa daerah, sejumlah massa pasangan calon belum menerima hasil rekapitualsi tersebut.

Untuk Pilkada Palopo, pasangan calon nomor urut 1, Judas Amir -Rahmat Masri Bandaso (Juara) unggul atas perolehan suara rivalnya Akhmad Syarifuddin-Budi Sada (Ome-Bisa) yakni dengan perolehan suara masing-masing sebanyak 51,880 untuk pasangan Juara dan 33,991 untuk pasangan Ome-Bisa.

Terkait hal itu, Ketua KPU Palopo Haedar Djiddar mengatakan berdasarkan aturan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU), pasangan calon yang tidak menerima hasil putusan dapat mengajukan gugatan dalam kurun waktu tiga hari setelah pleno yang dilakukan KPU.

“Diberikan waktu tiga hari, jikalau tidak ada nanti setelah Mahkamah Konstitusi (MK) mengumumkan itu. Berarti kita tidak masuk situ, jadi mungkin rencana kita untuk penetapan,” kata Haedar Djiddar.

Ia menambahkan, langkah selanjutnya akan dilakukan penetapan pasangan calon terpilih. Menurutnya, penetapan tersebut akan berlangsung jika berjalan normal dimana tidak ada sanggahan dan gugatan ke MK.

“Penetapan calon terpilih itu rencana kalau tidak ada halangan kita akan laksanakan tanggal 12 Juli mendatang. Tapi itu belum pasti, kita baru ancang-ancang ambil ditanggal itu,” ungkapnya.

Sementara Pilkada Bone, pasangan calon tunggal Andi Fahsar M Padjalangi-Ambo Dalle (Tafaddal) memenangi Pilkada Bone 2018 dari Kotak Kosong. Hasilnya, pasangan calon Tafaddal meraih 232.955 suara atau menguasai 63,04% sedang untuk kolom kosong 136.535 suara atau 36,95%.

Ketua KPU Bone, Izharul Haq mengatakan saat ini pihaknya menunggu pengumuman dari MK terkait adanya gugatan yang dilayangkan atas hasil pleno yang dilakukan. Menurutnya, hal itu dilakukan jika tidak ada pihak melakukan gugatan maka KPU Bone akan segera melakukan penetapan pasangan calon terpilih.

“Kami menunggu pengumuman yang dikeluarkan oleh MK bahwa Pilkada Bone ini tanpa gugatan tiga hari setelah pleno kemarin. Tiga hari setelah kemarin, MK mengeluarkan pengumuman kepada daerah yang tidak ada gugatannya bisa langsung disahkan,” kata Izharul.

Untuk rekapitulasi Pilkada Sinjai, pasangan calon Andi Seto Gadista Asapa-Hj Kartini (Sehati) dinyatakan unggul berdasarkan hasil rekapitulasi oleh KPU Kabupaten Sinjai yang digelar di Aula Kantor KPU Sinjai, Kamis, (5/7) malam.

Ketua KPU Sinjai, Muh Arsal Arifin mengatakan pasangan Sehati unggul dengan perolehan suara sebanyak 51.157, disusul pasangan H Takyuddin Masse-Mizar Roem (Takbir) sebanyak 42.824.

Sedangkan untuk perolehan suara pasangan nomor urut 2, H Sabirin Yahya-Andi Mahyanto Masda (Bersama) sebanyak 40.731 dinyatakan batal atau dikali nol. “Hal itu berdasarkan rekomendasi dari Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Sinjai,” kata Muh Arsal Arifin.

Sementara itu, Master Campaign (MC) pasangan Sehati, Nasrullah Mustamin mengatakan terima kasih kepada semua tim pemenangan dan seluruh masyarakat Kabupaten Sinjai yang telah mengamanahkan kepada pasangan Andi Seto dan Hj Kartini untuk memimpin Kabupaten Sinjai lima tahun kedepan.

“Kemenangan ini adalah kemenangan seluruh masyarakat Sinjai, untuk lima tahun yang lebih baik.

Di Sinjai kita semua bersaudara, sudah tidak ada lagi sekat karena kompetisi, sekarang kami mengajak semua elemen masyarakat untuk mengawal program Sehati lima tahun ke depan untuk membangun Sinjai, demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sinjai,” pungkasnya.

Untuk rekapitulasi Pilkada Pinrang, pasangan calon H Andi Irwan Hamid-H Alimin dengan raihan suara sebanyak 86.256. Sedangkan untuk pasangan calon yang berada diurutan kedua adalah Abd Latif-H Usman Marham dengan jumlah suara sebanyak 81.087.

Sedangkan untuk pasangan calon yang berada pada urutan ketiga yakni pasangan H Jamaluddin Jafar-H A Sofyan Nawir dengan suara sebanyak 37.454. Dan pasangan calon yang berada pada urutan paling buncit adalah pasangan calon H Hamka Mahmud-Ahsan Wahid dengan jumlah suara sebanyak 8.277.

Penetapan rekapitulasi Pilkada Pinrang tersebut dihadiri oleh seluruh komisioner KPU Pinrang, Komisioner Panwaslu Pinrang, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Pinrang, para saksi pasangan calon bupati, dan saksi pasangan calon gubernur.

Sebelum penetapan, saksi pasangan calon Abd Latif-H Usman Marham melakukan sanggahan terkait hasil rekapitulasi KPU. Hal yang menjadi permasalahan adalah mengenai pemungutan suara dari KPU hampir tidak ada perbedaan yang mencolok dengan hasil yang dipegang saksi pasangan calon. Akan tetapi, hal itu tidak mengubah hasil rekapitulasi yang dilakukan oleh pasangan calon.

Untuk rekapitulasi Pilkada Wajo, Amran Mahmud-Amran (Pammase) menang atas lawannya Baso Rahmanuddin-Anwar Sadat (Barakka) dengan jumlah perolehan suara masing-masing 130.035 suara atau 57,95 persen untuk Pammase sedangkan 94.340 suara atau 42,05 persen untuk Barkka. Adapun suara sah sebanyak 224.375 dan suara tidak sah 3.299 suara.

Bahkan, pasangan Duo Amran tersebut nyaris menyapu bersih kemenangan pada semua kecamatan yang di Kabupaten Wajo. Dari total 14 kecamatan, pasangan nomor urut 1 itu menang pada 13 kecamatan. Satu kecamatan lainnya dimenangkan Barakka yakni Kecamatan Gilireng. (*)


Tag
  • pilkada 2018
  •  
    div>