KAMIS , 13 DESEMBER 2018

Tiga Mantan Napi Koruptor Masuk DCT

Reporter:

get_the_user_login

Editor:

Iskanto

Sabtu , 22 September 2018 10:19
Tiga Mantan Napi Koruptor Masuk DCT

Dok. RakyatSulsel

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Sebanyak tiga mantan Narapidana (Napi) kasus korupsi yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada berbagai daerah di Sulsel sebagai Daftar Caleg Tetap (DCT) pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 mendatang.

Mereka adalah Muttamar Mattotorang Partai Berkarya untuk Kabupaten Bulukumba, Tondok MM dari PKPI untuk Kabupaten Toraja Utara, Ramadan Umasangaji dari Perindo Kota Parepare.

Ketiganya ditetapkan sebagai DCT oleh KPU setelah melakukan gugatan kepada Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) kabupaten masing-masing sekaligus hasil uji materi PKPU nomor 20 tahun 2018 yang bertentangan dengan undang-undang.

Ketua KPU Sulsel, Misna M Attas mengatakan berdasarkan perintah KPU RI tidak seluruh Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) eks koruptor ditetapkan sebagai DCT dan tidak diakomodir sebagai Caleg.

“Sepanjang yang bersangkutan melakukan sengketa di Bawaslu kabupaten/kota yang bersangkutan diakomodir, dan dikabulkan untuk dimasukan sebagai DCT,” kata Misna M Attas.

Sementara itu, Komisoner KPU Bulukumba, Syamsul membenarkan jika Caleg Partai Berkarya tersebut telah dimasukan ke dalam DCT berdasarkan putusan uji materi Mahkamah Agung (MA) terhadap PKPU nomor 20 tahun 2018 yang membatalkan pasal tentang mantan Napi korupsi, kejahatan seksual terhadap anak dan bandar narkoba.

Kata dia, hal itu kemudian ditindaklanjuti oleh surat KPU RI kepada KPU Provinsi/KIP Aceh dan KPU kabupaten/kota untuk mengakomodir mantan Caleg Napi korupsi kedalam DCT yang gugatannya dikabulkan oleh Bawaslu.

“Kita menidaklanjuti surat KPU RI yang telah melakukan gugatan dan dikabulkan oleh Bawaslu,” kata Syamsul.

Sementara untuk tanda Caleg pada kertas suara, Syamsul mengaku saat ini hanya menunggu perintah KPU RI mengenai bagaimana nanti kertas suara foto eks koruptor pada kertas suara.

“Kami belum mendapat informasinya, kami belum bisa berandai-andai. Tapi jika memang itu sudah menjadi keputusan KPU RI, kami di daerah pasti akan patuh dan menjalankan keputusan tersebut,” jelasnya.

Sementara Ketua DPW Partai Berkarya Sulsel, Andi Patabai Pabokori mengatakan sangat bersyukur karena kader partai besutan Tommy Soeharto telah masukan dalam DCT oleh KPU Bulukumba.

“Kita bersyukur salah satu Caleg kita yang awalnya dianggap bermasalah, tapi kini bisa dimasukan sebagai calon tetap,” kata Patabai.

Ia mengaku ditetapkan dan dimasukannya sebagai DCT, mantan bupati Bulukumba ini sangat optimis jika Muttamar bisa mendulang suara dan kembali duduk sebagai anggota DPRD priode 2019-2024 mendatang.

“Dia (Muttamar) Caleg berpotensi yang memiliki pengalaman, karena dia juga mantan Ketua Golkar dan Ketua DPRD Bulukumba, sehingga kita yakin Partai Berkarya bisa mendapatkan kursi,” ungkapnya. (*)


div>