SELASA , 11 DESEMBER 2018

Tiga Nama Pengganti Tautoto di Meja Mendagri

Reporter:

Al Amin

Editor:

Iskanto

Selasa , 02 Oktober 2018 10:37
Tiga Nama Pengganti Tautoto di Meja Mendagri

Dirjen Otda Kementerian Dalam Negeri, Soni Sunarsono.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Tiga nama calon pengganti Pj Sekprov Sulsel telah diusung ke Kemendagri. Gubernur Sulsel, Nurdin Abudullah (NA) mengusulkan tiga nama itu sebagai pengganti Tautoto Tana Ranggina sebagai Pj sekprov.

Hanya saja diakuinya usulan itu belum bersifat definitif, karena harus melalui lelang jabatan yang memakan waktu panjang untuk proses penetapannya. Selanjutnya NA tinggal menunggu keputusan Cahyo Kumolo untuk menetapkan satu nama.

Saat dikonfirmasi, gubernur NA masih beberapa kali menapik hal itu, bahkan dirinya sempat mengelak jika dirinya telah melakukan usulan.

“Ya usulkan saja, kita usulkan ke kemendagri. Saya belum fikirkan itu, usulkan mi, makanya kalau tidak mengusulkan maka akan diperpanjang. Kalau dia mengusulkan nama ya diperpanjang, pokoknya ada gak usulan? Saya sampai sekarang belum tahu,” ujar NA, Senin (1/30).

Namun informasi terkait pengusulan sekprov itu diakui Dirjen Otda Kementerian Dalam Negeri, Soni Sunarsono. Ia mengaku jika nama itu telah ada di meja menteri.

“Sudah ada di Kemendagri, yang jelas ada tiga nama sudah diusulkan,” kata Sunarsono.

Meski tidak mengungkapkan secara detail tiga nama yang diusulkan NA, nsmum Sumarson menyebut beberapa spesifikasi pejabat yang dimaksud.

“Nama itu yang dipilihnya yakni mantan Pj bupati, dia berpengalaman dan pejabat cukup senior, dan intinya paling dekat dengan NA,” ulasnya.

Dari spesifikasi yang dijelaskan Sumarsono itu, tiga nama pun menguat, diantaranya Ashari Fakhsirie Radjamilo selaku kepala BKD Sulsel, Muhammad Firda Asisten II Pemprov dan M Salim.

Sementara, kepala BKD Sulsel, Ashari mengatakan jika apapun yang menjadi keputusan pimpinannya maka dilaksanakan karena amanah.

“Saya tak tahu itu kalau namaku yang diprioritaskan. Apapun itu kita patut bersyukur, apapun jabatannya kita terima, berarti itu suatu amanah, hanya saja apa yang mau disyukuri kalau belum pasti?,” Ujar Ashari saat ditemui kemarin di kantor gubernur.


div>