RABU , 21 NOVEMBER 2018

Tiga Parpol Diprediksi Buka Poros Baru

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Rabu , 29 Maret 2017 14:13
Tiga Parpol Diprediksi Buka Poros Baru

Asriady Samad (ki-ka), Syamsari Kitta, Tasming Hamid, dan Muh Yusuf Nonci. foto: luki amima/rakyatsulsel.

PAREPARE, RAKYATSULSEL.COM – Tiga Partai Politik (Parpol) di Parepare diprediksi membuka koalisi baru dalam menghadapi petahana pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) 2018 mendatang. Parpol tersebut, yakni Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Jika nanti koalisi tersebut direalisasikan, maka akan terhimpun delapan kursi dan memenuhi syarat untuk mengusung calon. Masing-masing Partai Demokrat empat kursi, PKS dua kursi dan Partai Hanura dua kursi. Sementara, jika berkaca pada hasil Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014 lalu, maka terhimpun sebanyak 26.778 suara. Di mana, Partai Demokrat meraih 11.682 suara, PKS 6.884 suara dan Partai Hanura 8.222 suara.

Legislator Partai Demokrat, Tasming Hamid, mengatakan, pertemuan tersebut tak lebih dari sekadar silaturahmi dan berbagi tips kepada Syamsari Kitta, terkait seluk beluk Pilkada Takalar. Selain itu, kata dia, pihaknya juga meluangkan waktu untuk meminta tips-tips kepada Syamsari setelah berhasil mengalahkan petahana pada Pilkada Takalar.

“Jadi, Pak Syamsari menekankan, seorang figur yang ingin bertarung, pribadi harus siap, optimis, tidak patah arah, serta bermental kuat. Jangan kalah duluan hanya karena melihat ada figur yang dinilai lebih kuat. Yang sulit, jika figur memiliki ketergantungan dengan incumbent. Selain itu, politisi harus membayangkan resiko terbesar, misalnya kalah, bisa tidak menghadapi kondisi tersebut,” paparnya, Rabu (29/3).

Sementara, Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura, Muh. Yusuf Nonci, mengungkapkan, pihaknha siap untuk bergabung dan membentuk poros baru jika diajak. “Di samping, tetap mengikuti arahan pimpinan partai, dan tidak lepas dari hasil survei dan berbagai pertimbangan lainnya,” ujarnya.

Sedangkan, Asriady Samad, mengungkapkan, pihaknya berencana untuk membuka poros baru, yang telah terbukti di Pilkada Kabupaten Takalar baru-baru ini. Namun, katanya, disatu sisi, ide besar pihaknya yaitu ingin membuat peta politik yang lebih dinamis. “Karena tidak bagus jika hanya satu orang yang menonjol,” terangnya. (***)

 


div>