SELASA , 16 OKTOBER 2018

Tiga Pejabat Pemkab Majene Diperiksa

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Kamis , 29 Desember 2016 14:18

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar memeriksa tiga pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene, Sulawesi Barat, mengenai kasus dugaan korupsi penyaluran dana Hibah Buta Aksara Pemkab Majene tahun 2013-2014.

Mereka adalah Bendahara Pejabat Penatausahaan Keuangan Daerah (PPKD) Abdaluddin, mantan Kasubag Keuangan Rahmi dan mantan Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Ramli. Ketiganya diperiksa di Gedung Kejati Sulselbar, Jl Urip Sumiharjo, Rabu (28/12).

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulselbar, Salahuddin mengatakan, pemeriksaan ketiganya hanya sebatas saksi. Namun, pihaknya tidak ingin membeberkan lebih jauh materi pemeriksaan penyidik.

“Yang jelas mengenai bantuan dana hibah tersebut dan semua orang yang diduga mengetahui pastinya akan dipanggil untuk dimintai keterangan,” ungkapnya diberitakan Rakyat Sulsel, Kamis (29/12).

Dalam kasus ini, Kejaksaan telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat, diantaranya Sekretaris Dinas Kelautan dan perikanan Sulbar, Wahyu, staf Dinas Pendapatan Daerah Sulbar, Nuzul Wahyu, Kepala Bidang Dinas Pendidikan Menengah, Juniar, Kasubag Keuangan, Rizal Muhammad, Kasi Paud Amsaruddin, serta dua Staf PAUD Aminah dan Zohrah.

Kejati Sulselbar telah menetapkan satu orang tersangka, yakni Ketua Pengelola Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al Hidayah Sabrur. (***)


div>