SENIN , 22 OKTOBER 2018

Tim 17 IKA UNM Akan Gelar Mubeslub

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Kamis , 15 Desember 2016 10:27
Tim 17 IKA UNM Akan Gelar Mubeslub

Ilustrasi.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Tim 17 Penyelamatan Ikatan Alumni (IKA) Universitas Negeri Makassar (UNM) Makassar yang diketuai Karta Jayadi akan melaksanakan Musyawarah Besar Luar Biasa (Mubeslub) IKA UNM yang dilaksanakan di Makassar, 17-18 Desember 2016. Bahkan, sistem pemilihan dengan ‘one man one vote’ bakal diterapkan dalam pemilihan Ketua IKA pada Mubeslub tersebut.

Ketua Steering Committee (SC) Mubeslub IKA UNM, Muhammad Daud, mengatakan, Mubeslub IKA UNM bertujuan untuk merancang kembali Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) IKA UNM yang lebih demokratis. Oleh karena itu, pihak SC dan Organizing Commite (OC) akan terbuka kepada seluruh alumni untuk bergabung termasuk melakukan validasi data alumni secara online.

“Kami akan terbuka, kepada pihak manapun yang ingin melihat IKA UNM lebih baik kedepannya, kami melakukan Mubeslub ini bukan dengan tujuan utama untuk mencari dan menetapkan Ketua IKA UNM yang baru, tapi lebih kepada melakukan revitalisasi terhadap ADART IKA,” kata Daud, dalam konferensi pers di Cafe Pelangi, Jalan Bontolempangan Makasar, Rabu (14/12) malam.

Daud menambahkan, oraganisasi alumni tidak bisa dilepaskan dari perguruan tinggi. Menurutnya, anggapan keliru jika organisasi alumni melepaskan diri dari induknya yakni perguruan tinggi.

“Logikanya adalah kalau tidak ada hubungannya kenapa mesti anggaran IKA itu diambil tiap tahun,” tegasnya.

Adapun mengenai adanya pihak yang mendaftarkan kepengurusan IKA UNM pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), Daud mengatakan hal itu merupakan pemahaman yang tidak tepat. Menurutnya, IKA akan tetap sah sebagai organisasi alumni jika mendapat pengakuan dan disahkan oleh Rektor Perguruan Tinggi yang bersangkutan.

“Ini adalah pemahaman yang sangat keliru, organisasi IKA itu tidak perlu didaftarkan pada Kemenkumham maupun lembaga lain untuk mendapatkan legalitas. Sebab tanpa didaftar dilembaga manapun ketika dapat rekomendasi dari Rektor kampus yang bersangkutan maka itu sah,” terangnya.

Sementara, Ketua OC Mubeslub IKA UNM, Chaeruddin Hakim, mengatakan, polemik yang memunculkan kisruh dalam Mubes IKA Mei 2016 lalu, membuat usulan Mubeslub menguat. Menurutnya, hal itu banyak disuarakan IKA UNM di semua komisariat fakultas dan sejumlah cabang daerah.

“Jadi begini, Mubeslub ini bukan tanpa proses. Ini telah melalui proses yang panjang, sebab usulan Mubeslub itu datang dari beberapa komisariat IKA Fakultas di UNM dan beberapa IKA Cabang di daerah,” ungkapnya. (***)


div>