RABU , 26 SEPTEMBER 2018

Tim Anti Bandit Polres Gowa Ciduk Dua Pelaku Bom Molotov

Reporter:

Ramlan

Editor:

Lukman

Rabu , 21 Maret 2018 21:40
Tim Anti Bandit Polres Gowa Ciduk Dua Pelaku Bom Molotov

Polres Gowa saat menangkap pelaku pelemparan bom molotov rumah kos-kosan.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Dua pelaku pelemparan bom molotov rumah kos-kosan di jl. Poros Malino lr. Persatuan Kelurahan Tompo Balang berhasil diciduk tim Anti Bandit Polres Gowa.

Kedua pelaku masing-masing SA (25) dan AL (21) di amankan setelah melakukan pelemparan bom molotiv ke rumah korban bernama Tajuddin.

Kapolres Gowa AKBP Shinto Shilitogan menerangkan kejadian ini bermula karena kedua pelaku merasa kesal atas teguran anak pemilik kost tersebut. Di mana saat itu pelaku ditegur atas batas waktu berkunjung dan aksi pesta minuman keras ditempat kosan itu.

“Atas penyampaian itu, ternyata hal itu membuat kedua pelaku menaruh dendam dan melemparkan bom molotov ke rumah Tajuddin di jl. Poros Malino lr. Persatuan Kel Tompo Balang,” ungkapnya, Rabu (21/3).

Shinto menambahkan, sebelum aksi pelemparan bom molotov dilakukan, para pelaku sedang asyik minum-minuman keras di dalam kamar kost bersama rekannya, Rabu (14/3) lalu. Namun setelah itu, pelaku SA dan AL kemudian pindah ke tempat kost pada yang berada di jl. Abd Kadir Makassar.

“Kemudian AL (21) datang ke kamar SA (25) pada senin (19/03) dan merencanakan balas dendam atas teguran yang disampaikan anak pemilik kosan sebelumnya, Selanjutnya pelaku merencanakan pembakaran rumah korban, pada pukul 03.30 Wita SA membonceng AL kemudian melempar bom molotov kerumah korban,” terangnya

Lebih lanjut, kata Shinto, dalam melakukan aksinya, para pelaku menggunakan botol miras yang telah dipakainya. kemudian merobek celana untuk dijadikan sumbu lalu membeli bensin di salah satu SPBU.

Saat itu, Polsek Somba Opu mendapat laporan adanya kebakaran Senin (19/3) kemudian dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan seluruh barang bukti.

“Hasil olah TKP disimpulkan sumber api berasal dari bom molotov, selanjutnya personil melakukan pengembangan dan mendapatkan informasi identitas pelaku kemudian dilakukan penangkapan terhadap dua pelaku tersebut,” pungkas Shinto Silitonga.

Atas perbuatannya, akibatnya para pelaku dijerat dengan pasal 187 ayat 1 KUHP jo pasal 1 UU Darurat No. 12 Tahun 1951, dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara. (*)


Tag
  • polres gowa
  •  
    div>