SABTU , 21 JULI 2018

Tim FAS Dipolisikan Lantaran Ancam Tembak Salah Seorang Pendukung TP

Reporter:

Editor:

Sofyan Basri

Sabtu , 23 Juni 2018 20:53

PAREPARE, RAKSUL.COM – Salah seorang pendukung pasangan calon (paslon) Taufan-Pangerang (TP) yang merupakan warga Kelurahan Labukkang, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Muhammad Asta diancam ditembak oleh salah seorang tim pendukung paslon Faisal Andi Sapada-Asriadi (FAS) bernama Syarif.

Atas pengancaman itu, korban melaporkan perihal itu ke Kepolisian Resort (Polres) Parepare, Sabtu, (23/6/2018). Tak hanya pengancaman, namun dugaan penganiayaan pelaku kepada korban yang dilakukan di Jalan Rambutan, sekitar pukul 18.00 Wita, Sabtu, 23 Juni, petang tadi.

Korban, Muhammad Asta, menyampaikan, terlapor melakukan penganiayaan dengan cara mengangkat kerah baju korbannya, hingga menimbulkan bekas lebam merah.

“Naangkat kerah bajuku, jadi tercekik ka’. Masih ada bekas lukanya,” ujarnya dihadapan penyidik Reskrim.

Selain dianiaya, lanjut Muhammad Asta, dirinya sempat diancam terlapor akan ditembak.

“Saya juga naancam, bilang ‘saya tembak ko, saya tembak ko’. Begitu katanya secara berulang-ulang,” katanya.

Dikonfirmasi, petugas piket Reskrim,
Bripka Supriadi Jaya, membenarkan laporan polisi Muhammad Asta.

Menurutnya, pelanggaran yang dilakukan terlapor lebih mengarah pada Tindak Pidana Ringan (Tipiring).

“Kita menerima setiap aduan warga yang datang melapor,” katanya.

Diketahui, kasus yang merupakan tindak pidana ringan (Tipiring), diancam vonis tiga bulan penjara, tidak ditahan, melainkan tahanan luar yang wajib lapor. Namun kata dia, jika pengadilan memproses perkara tersebut, maka pengadilan yang akan memutuskan bersalah atau tidaknya. ” Jadi, tidak menutup kemungkinan dapat menjalani hukuman badan, tergantung dari vonis pengadilan,” terangnya. (*)


Tag
div>