SELASA , 21 AGUSTUS 2018

Tim Hukum Danny Pasrah Pada Keputusan MK

Reporter:

Fahrullah - Armansyah

Editor:

asharabdullah

Rabu , 08 Agustus 2018 23:30
Tim Hukum Danny Pasrah Pada Keputusan MK

Dok. RakyatSulsel

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Proses hukum terkait perselisihan hasil Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Makassar masih berjalan di Mahkamah Konstitusi (MK). Pihak mantan pasangan calon di Pilwalkot Danny Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti (DIAmi) terus melakukan pemantuan sebagai pihak yang melakukan gugatan.

Dari jadwal yang dikeluarkan dari website MK, agenda sidang untuk Pilwalkot Makassar masuk ke tahapan sidang pengucapan putusan tanggal 10 Agustus 2018 Pukul 13.30 Waktu Indonesia Barat (WIB).

Terkait hal itu, Tim Hukum Danny Pomanto, Ansar Makkuasa mengaku belum bisa berkomentar banyak persoalan gugatan kliennya ke MK. Menurutnya, dirinya hanya menunggu putusan MK.
“Saya belum bisa berkomentar, kan belum ada sidang ini, kita tunggu saja tanggal 10 itu, kita tidak ingin mendahulai hakim MK,” kata Ansar, Rabu (8/8).

Terkait adanya gugatan Pemungutan Suara Ulang (PSU), Ansar juga masih bungkam. “Itu juga PSU belum bisa kita berkomentar, sabar saja, setelah tanggal 10 usai sidang baru kita akan jelaskan,” ujarnya.

Sementara itu, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar, Rahma Saiyed mengatakan pihaknya saat ini tidak ingin berandai-andai mengenai gugutan mantan pasangan calon DIAmi di MK.

“Kami hanya menunggu putusan MK saja. Dan kami tidak mau ber-andai-andai,” kata Rahma Saiyed, singkat.

Diketahui, mantan pasangan calon Danny Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti (DIAmi) yang digugurkan oleh KPU Makassar, telah resmi mengajukan surat gugatan ke MK beberapa waktu lalu. Hal itu berdasarkan akta pengajuan permohonan pemohon nomor 32/1/PAN.MK/2018, pada tanggal 10 Juli lalu. (*)


div>