SENIN , 20 AGUSTUS 2018

Tim Puslitbang Mabes Polri Evaluasi Kebijakan Tilang Elektronik di Parepare

Reporter:

Editor:

Niar

Jumat , 27 Juli 2018 12:29
Tim Puslitbang Mabes Polri Evaluasi Kebijakan Tilang Elektronik di Parepare

int

PAREPARE, RAKSUL.COM— Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Markas Besar (Mabes) Kepolisian RI melakukan kunjungan evaluasi implementasi kebijakan tilang elektronik yang diterapkan Satuan Lalulintas (Sat lantas) Polres Parepare.

Tim Puslitbang tersebut diterima di Ruang Vicon Polres Parepare, Jalan Andi Mappatola, Kelurahan Ujung Baru, Kecamatan Soreang, Kota Parepare Jumat, (27/07/2018).

Ketua Tim Puslitbang Mabes Polri Kombes Pol Wiyarso mengatakan, evaluasi tersebut merupakan instruksi Kapolri, untuk mengevaluasi implementasi kebijakan tilang elektronik, di jajarannya.

” Beberapa waktu yang lalu Kantor Staf Kepresidenan (KSP) di bulan Maret tahun 2018 sempat menanyakan sampai sejauh mana program kebijakan tilang elektronik. Oleh karena itu, sebagai respon dari Polri untuk mencari data terkait dengan evaluasi tilang elektronik, maka evaluasi ini dilakukan,” jar Kombes Pol Drs. Wiyarso.

Dalam evaluasi itu, Tim Puslitbang Mabes Polri membagi tiga sesi rapat secara tertutup.

Pada sesi pertama, pihaknya mendapat informasi mengenai persepsi petugas di lapangan. “Bagaimana persepsi mereka terhadap kebijakan tilang elektronik khususnya terkait dengan sistem informasinya,” ualsnya.

Kedua, kegiatan simulasi pengisian blangko tilang manual dan aplikasi. Tim Puslitbang kata dia, ingin mengetahui berapa lama proses penilangan yang dilakukan oleh petugas mulai dari pengisian blangko sampai kepada pengisian aplikasi. “Di sesi ketiga adalah tanya jawab sekaligus diskusi,” paparnya.

Selain itu lanjut Wiyarso, pihaknya akan membuat alat prototipe perangkat genggam, khusus bagi petugas yang ada di lapangan.

“Perangkat yang kita buat nantinya bukan hanya berfungsi sebagai perangkat genggam saja namun kami juga akan mengembangkan sistem informasi tilang elektronik yang komprehensif yang melibatkan perangkat genggam dan sistem informasinya dalam hal ini termasuk juga pengolahan data,” tandasnya. (*)


div>