SELASA , 20 NOVEMBER 2018

Tim Rumah Besar: Salam Bukan Kuda Hitam!

Reporter:

Editor:

hur

Rabu , 23 September 2015 17:00

PANGKEP, RAKYATSULSEL.COM – Ketua Tim Rumah Besar ‘Salam Perubahan’, Alwi Fatahillah menegaskan, pasangan cabup-Cawabup Pangkep, Sangkala Taepe-AM Ali Gaffar (Salam) bukanlah kandidat kuda hitam dalam Pilkada Pangkep. Menurut Alwi, Salam merupakan kandidat alternatif dalam pilkada Pangkep yang tidak bisa disepelekan. Karena itu, Salam telah menyiapkan berbagai kebijakan revolusioner untuk merubah Pangkep kearah yang lebih baik.

Ali Mengatakan, selama masa kampanye, Salam tidak mengandalkan euforia atau pencitraan semata, tapi justru hadir dengan menawarkan visi perubahan kepada masyarakat. Selama ini pemerintah, kata Alwi, hanya mengeluarkan kebijakan yang normatif saja.

“Kami mau revolusi. Semua harus diubah mulai dari kebijakan terkait aparatur dan sektoral, di antaranya pendidikan kesehatan, agama dan semua pelayanan terkait pemenuhan kebutuhan dasar rakyat. Jadi pemerintahan yang akan dibangun Salam adalah pemerintahan antitesa dari pemerintahan sebelumnya,” papar Alwi.

Aktifis Kahmi (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) ini juga mengatakan, dengan tidak menjual pencitraan kepada masyarakat, Salam memberikan pemahaman politik kepada masyarakat bahwa politik adalah perjuangan program ke tujuan yang mulia.

Dia menolak jika dikatakan Salam adalah pasangan Kuda hitam. Sebaliknya, kata Alwi, pasangan Salam adalah alternatif dari empat calon yang maju di pilkada. Alwi menuturkan, dengan antusiasme dukungan masyarakat yang terus masuk, menunjukkan pasangan Salam adalah pasangan yang ditunggu masyarakat.

“Kami bukan kuda hitam yang sekedar memanfaatkan situasi saja. Kami pasangan alternatif. Salam lahir dari kondisi masyarakat yang miskin dan kebijakan pemerintah yang tidak menyentuh masyarakat lapisan bawah. Makanya, jangan heran kalau semakin hari dukungan terus (untuk Salam, red) bertambah besar. Insya Allah Salam menang,” pungkasnya.


div>